Beranda Berita Kabupaten Kutai Kertanegara Jadi Pusat Pendidikan Vokasi

Kabupaten Kutai Kertanegara Jadi Pusat Pendidikan Vokasi

105
0

SahabatGuru – Kabupaten Kutai Kertanegara akan menjadi pusat atau sentra pendidikan vokasi di Provinsi Kalimantan Timur. Persiapan kabupaten tersebut sebagai pusat vokasi dilakukan dengan ditandatanganinya nota kesepahaman Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dengan Bupati Kutai Kertanegara Edi Damansyah, Jumat (27/7/2019).

Bupati Edi menjelaskan pendirian pusat vokasi sebagai dukungan terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kutai Kertanegara. Menurutnya, sumber daya ini dapat menjadi sumber kekuatan meningkatkan pembangunan di Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Kutai Kertanegara.


Sebelumnya sumber daya alam (SDA) berupa minyak dan gas (migas) yang merupakan sektor penyumbang ekonomi terbesar yakni 63 persen. Namun demikian bila hanya mengandalkan SDA akan mengalami kemunduran. Jika sumber daya yang tak terbarukan itu habis, maka perlu menyiapkan sektor pengembangan SDM, yakni melalui pendidikan. Oleh sebab itu, kerjasama ini dianggap penting sebagai bentuk ikhtiar memajukan kualitas SDM Indonesia.

Baca Juga :   Mendikbud Berharap Kapasitas Guru Vokasi Ditingkatkan

“Sebelumnya, Kaltim kaya dengan sumber daya alam. Di era itu tidak memperbarui sumber daya. Bahkan infrastruktur belum terselenggara dengan baik sehingga sumber daya manusia dapat menjadi transformasi kekuatan (pembangunan) di Kaltim. Jadi perlu paradigma baru dalam proses membangun,” ujar Bupati Edi seperti dikutip laman Kemendikbud.

Menurut Edi, pendirian pusat vokasi berawal dari inisiasi rencana vokasi gizi di wilayah Kutai Kertanegara. Selanjutnya, vokasi beranjak dengan menyasar penyiapan SDM sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja

“Vokasi itu hasil diskusi dengan rencana hanya rumah vokasi gizi dengan beberapa kondisi tertentu. Kami membuat klinik pemuda mandiri, dan membuka pusat vokasi di Kutai Kertanegara,” ucapnya.

Ke depan, Bupati Edi berharap, pusat vokasi dapat memfasilitasi pelatihan dan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan di Kutai Kertanegara. “ Klinik pemuda mandiri agar bisa mendorong jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda Kutai Kertanegara,” kata Bupati.

Baca Juga :   Ternyata, Gaji P3K Dipastikan Sama Dengan PNS

Menurutnya pendirian dan pengembangan Pusat Pendidikan Vokasi dalam bentuk Politeknik ini memanfaatkan lahan dan aset eks tambang milik Pemerintah Kukar.

“Pemilihan lahan ini dimaksudkan agar stigma yang selama ini melekat di masyarakat bahwa lahan tambang yang sudah tak terpakai tak bisa dimanfaatkan lagi,” ujar Edi menerangkan.