Beranda Berita Festival Literasi Sekolah Kembali Diselenggarakan

Festival Literasi Sekolah Kembali Diselenggarakan

132
0

SahabatGuru – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah kembali menyelenggarakan Festival Literasi Sekolah (FLS). Festival yang mengambil tema ‘Multiliterasi: Mengembangkan Kemandirian dan Menumbuhkan Inovasi’, dilaksanakan di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikbud, Jakarta, mulai 26 Juli sampai 29 Juli 2019,

FLS menjadi ajang apresiasi tahunan atas capaian Gerakan Literasi Sekolah yang dilakukan para pemangku kepentingan. Lebih dari 30 komunitas, lembaga pemerintah, mitra, penerbit, aplikasi, dan sekolah (Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa)  ikut terlibat dalam pelaksanaan FLS ke-3 ini.

Festival akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti diskusi, perlombaan, pelatihan literasi, peluncuran dan bedah buku, bazar, serta pemutaran film bertema literasi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dijadwalkan akan hadir membuka FLS pada Jumat, 26 Juli 2019.

Baca Juga :   Mendikbud Imbau Orang Tua dan Sekolah Pastikan Siswa Tidak Ikut Unjuk Rasa

Kegiatan literasi yang diselenggarakan FLS tidak terbatas pada literasi baca-tulis saja, tetapi juga mencakup literasi digital, finansial, sains, numerasi, serta literasi budaya dan kewargaan. Semangat menggerakkan literasi, menguatkan pendidikan, dan pemajuan kebudayaan menjadi pendorong utama kegiatan ini.

Untuk menyemarakkan FLS, berbagai aktivitas dan kegiatan FLS akan dibagi ke dalam empat area di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud. Keempat area itu adalah Panggung Utama, Pojok Literasi, Ruang Serbaguna Perpustakaan, dan Ruang Teater Perpustakaan Kemendikbud. Sebagian besar acara dilaksanakan secara paralel sehingga pengunjung dapat memilih acara sesuai minatnya masing-masing.

Beberapa agenda acara menarik yang dapat diikuti oleh pengunjung, antara lain, Pelatihan Menulis Kreatif untuk Anak Usia Sekolah Dasar, Lomba Debat Bahasa Inggris dan Lomba Debat Bahasa Jepang (final) jenjang SMK, Diskusi Mengenali Konten Negatif, Hoaks, dan Keterbukaan Informasi Publik, serta Pelatihan Numerasi: ‘Berpikir Cepat’ dalam Numerasi: ‘Matematika Detik’.

Baca Juga :   Dana Alokasi Khusus Pendidikan Untuk Palembang Capai Rp700 Miliar