Siapa bilang IPS itu jelek? : Menyingkap Keunikan Peminatan IPS

Peminatan IPS merupakan salah satu dari peminatan yang ada di SMA, biasanya beriringan dengan peminatan IPA. Peminatan ini terkadang diremehkan, apalagi ketika dibandingkan dengan peminatan IPA karena beberapa alasan. Padahal apapun peminatannya, yang penting adalah bagaimana murid bisa belajar seusai minat dan kemampuannya.

Jan 5, 2024 - 09:33
Jan 5, 2024 - 09:33
 0
Siapa bilang IPS itu jelek? : Menyingkap Keunikan Peminatan IPS
ilustrasi oleh freepik

Peminatan IPS, yang seringkali beriringan dengan peminatan IPA, sayangnya masih sering mendapat pandangan sebelah mata dan diremehkan oleh beberapa orang. Ada anggapan bahwa pelajaran seperti fisika dan kimia lebih prestisius dibandingkan dengan sejarah dan ekonomi. Namun, seharusnya fokus bukan pada perbandingan tersebut, melainkan pada bagaimana setiap murid bisa belajar sesuai minat dan kemampuannya.

Dalam peminatan IPS, beberapa pelajaran yang umum diajarkan melibatkan ekonomi, sejarah, sosiologi, dan geografi. Pelajaran tambahan seperti sastra Inggris dan sejarah peminatan juga menjadi bagian dari kurikulum. Berbeda dengan peminatan IPA yang lebih mengeksplorasi alam dan lingkungannya, peminatan IPS lebih menitikberatkan pada kajian manusia dan segala aspek yang terkait dengannya.

Ambil contoh pelajaran ekonomi, yang pada dasarnya membahas cara manusia memenuhi kebutuhannya. Dalam kajian ekonomi, murid belajar tentang permintaan, penawaran, harga, produksi, dan segala aspek yang berkaitan dengan cara manusia memperoleh kebutuhannya. Begitu pula dengan sosiologi, sebagai ilmu yang membahas masyarakat, di mana murid dapat memahami dinamika sosial dari sudut pandang ilmiah.

Meskipun terdengar seperti pelajaran IPA, geografi dalam peminatan IPS tetap menarik dengan pemahaman tentang bumi, atmosfer, lapisan bumi, dan hal-hal menarik lainnya. Selanjutnya, sejarah, baik yang wajib maupun yang menjadi peminatan, membuka jendela ke masa lalu, mempelajari peristiwa yang telah terjadi, dan memberikan pengajaran berharga dari sejarah.

Sayangnya, masih ada stereotip bahwa peminatan IPS dianggap lebih mudah dan bahwa murid di kelas IPS dianggap nakal. Sebenarnya, ini adalah pandangan yang sudah ketinggalan zaman. Peminatan IPS menawarkan keberagaman pelajaran yang tak kalah penting dengan peminatan IPA.

Tentu saja, murid peminatan IPA memiliki kemudahan untuk beralih ke bidang IPS, tetapi sebaliknya tidak selalu mudah. Namun, janganlah terlalu terperangkap dalam pandangan bahwa tiga tahun belajar fisika, kimia, dan biologi hanya akan membawa pada kurva permintaan dan penawaran di perkuliahan. Harus diakui bahwa setiap mata pelajaran, baik IPA maupun IPS, memiliki kegunaan dan nilai yang tak ternilai. Jadi, mari menghargai setiap peminatan tanpa meremehkan salah satunya. Ingatlah, murid IPA mungkin menjadi dokter, tetapi murid IPS bisa menjadi pemilik rumah sakit. Semua tergantung pada bagaimana kita menyikapi dan mengembangkan potensi di bidang yang kita tekuni.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Darma Putra Kusuma Wijaya Saya adalah mahasiswa jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Universitas Gadjah Mada. Saat ini saya memiliki ketertarikan dalam isu pendidikan di Indonesia