Peran Sekolah Dalam Menghadapi Kenakalan Remaja: Pemahaman, Pencegahan, dan Penanganan

Nov 15, 2023 - 06:11
 0
Peran Sekolah Dalam Menghadapi Kenakalan Remaja: Pemahaman, Pencegahan, dan Penanganan

Dewasa ini, kita melihat maraknya kenakalan remaja di kalangan pelajar, dan di sinilah peran sekolah menjadi fokus perhatian. Ada sekolah yang serius menangani hal ini, namun sayangnya, ada juga yang terlihat tidak serius. Padahal, sekolah memiliki peran utama sebagai penyelenggara pendidikan karakter. Salah satu bentuknya adalah "pengendalian" murid untuk mencegah perilaku seenaknya. Mengapa kenakalan remaja masih terjadi? Salah satu alasan mungkin karena penanganan yang tidak serius dari pihak sekolah, sehingga muncul pemikiran di kalangan murid bahwa mereka tidak akan diatur. Ketidaktegasan sekolah dalam mengatasi hal ini juga menjadi faktor lain yang memungkinkan murid untuk berbuat kenakalan. Maka, apakah mungkin sekolah akan peduli terhadap masalah ini?

Bentuk kenakalan remaja melibatkan tawuran, bullying, kekerasan (fisik atau mental), hingga perilaku melawan guru. Ini dapat terjadi karena faktor internal siswa, seperti gejolak pubertas, dan faktor eksternal, seperti lingkungan yang dipenuhi kenakalan. Terlepas dari alasannya, penanganan kenakalan remaja harus dilakukan secara serius. Bagaimana sekolah dapat memitigasi kasus bullying dengan serius? Sayangnya, kasus yang ditangani dengan sungguh-sungguh oleh sekolah tidak selalu lebih banyak dibandingkan yang tidak. Banyak sekolah yang menawarkan solusi tanpa menyelesaikan masalah pokok. Pandangan bahwa kasus bullying hanya bercandaan atau alasan bahwa korban baik-baik saja menunjukkan bahwa banyak sekolah tidak serius menangani kenakalan remaja. Masalah semakin kompleks dengan kasus siswa hamil di luar nikah, keluarnya siswa dari kelas, dan tawuran yang seolah menjadi tradisi. Apakah sekolah akan mengubah sikapnya terhadap kenakalan remaja?

Upaya menghadapi kenakalan remaja dari sekolah seharusnya terdiri dari dua aspek: pencegahan dan penanganan. Kedua aspek ini seharusnya menjadi kesinambungan untuk meminimalkan risiko terjadinya kenakalan remaja di masa depan dan menangani kasus kenakalan yang mungkin terjadi. Namun, tampaknya kedua aspek ini belum optimal dilakukan oleh banyak sekolah. Jika sekolah benar-benar peduli, mereka harus dapat membuat peraturan yang tegas mengenai kenakalan remaja, dan yang lebih penting, menjalankannya. Inilah mengapa penanganan kenakalan remaja seringkali sulit di kalangan murid. Sekolah terkadang tidak ingin bersusah payah dan bahkan menganggap kenakalan itu sebagai sesuatu yang normal, terutama jika penanganannya tidak optimal. Dampaknya? Tidak ada efek jera, dan murid terus bebas berbuat kenakalan. Kuncinya adalah menangani dengan tegas, walaupun tegas bukan berarti keras. Kesalahpahaman tentang arti tegas dapat berakibat trauma bagi murid dan memperburuk keadaan. Oleh karena itu, pihak sekolah harus memiliki kepekaan yang tinggi untuk menyadari ketidaknormalan dan memberikan solusi tanpa menimbulkan masalah baru.

Kesadaran dari pihak sekolah juga harus selalu diperhatikan, karena penelantaran menunjukkan setuju terhadap kemunduran karakter murid dan menandakan bahwa sekolah tersebut tidak siap menjadi lembaga pendidikan. Dengan memahami peran sekolah dalam mengatasi kenakalan remaja, diharapkan dapat diciptakan lingkungan belajar yang aman, mendidik, dan membangun karakter yang baik bagi para pelajar.

Penulis : Darma (Mahasiswa UGM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Sahabat Guru Inspirasi Indonesia Maju