Mengembangkan Hubungan Guru-Murid Yang Positif

Apr 6, 2023 - 07:22
Apr 3, 2023 - 07:54
 0
Mengembangkan Hubungan Guru-Murid Yang Positif
Foto ilustrasi oleh Freepik

Empati adalah aset kepribadian yang penting. Guru yang sukses adalah mereka yang memiliki kemampuan untuk memaksimalkan potensi pribadi semua siswa di kelas mereka. Mengembangkan hubungan positif antara guru dan siswa adalah aspek mendasar dari pengajaran berkualitas dan pembelajaran siswa.

Hubungan guru-siswa yang positif meningkatkan rasa saling terlibat (keterlibatan) di sekolah dan mendorong siswa untuk berpartisipasi secara kooperatif. Dalam lingkungan di mana mereka tidak dibatasi oleh rasa takut akan kegagalan, siswa akan mengembangkan kepercayaan diri untuk bereksperimen dan berhasil. Ia tidak takut gagal atau dianggap salah karena ada guru yang selalu mendukung sikap dan tindakannya. Guru dapat membantu siswa dengan motivasi dan penetapan tujuan dan siswa dapat meminta saran dan bimbingan.

Orang tua juga penting untuk memahami bagaimana mengembangkan hubungan guru-siswa yang positif sehing- ga Anda tahu apa yang harus dicari di sekolah anak Anda. Ada banyak cara guru dapat membangun hubungan positif dengan siswa mereka. Luangkan waktu untuk merenungkan hal ini saat Anda membaca dan pertimbangkan apakah itu dapat diterapkan di sekolah Anda.

 

1. Guru membangun lingkungan yang terstruktur.

Mayoritas siswa merespons positif terhadap lingkungan yang terstruktur. Guru harus menjelaskan target-target pelajaran dan harapan yang jelas kepada siswa mereka. Peraturan dan regulasi harus masuk akal dan terus diperkuat. Dalam situasi ini kepercayaan siswa terhadap guru mereka akan meningkat dan mereka akan memahami bahwa guru mereka memiliki minat terbaik.

2. Guru-guru mengajar dengan antusias dan semangat.

3. Guru-guru menunjukkan sikap positif.

Jadilah contoh. Jadilah teladan. Ketahuilah bahwa siswa Anda memperhatikan Anda. Mereka belajar dari karakter dan perilaku Anda sebanyak yang mereka dapat dari instruksi Anda. Jadilah contoh empati yang konsisten, dan keluarkan sikap peduli, penyayang dan pengertian. Mereka akan mengikuti petunjuk Anda.

4. Membuat belajar menjadi menyenangkan.

Penciptaan lingkungan belajar yang menyenangkan mendorong kehadiran dan partisipasi siswa. Tawarkan tugas kelompok kolaboratif. Ketika siswa bekerja bersama pada tugas atau tantangan tertentu, mereka mengalami semacam pembentukan kelompok yang menyatukan mereka. Kemenangan atau kegagalan bersama akan memberi mereka pengalaman kolaboratif yang mengharuskan mereka untuk melatih otot-otot empati dengan teman-teman mereka.

5. Menunjukkan minat pada kehidupan siswa Anda di luar kelas

Guru hendaknya menaruh minat yang tulus pada pengembangan kapasitas siswa mereka. Luangkan waktu untuk memberi perhatian terhadap apa yang dilakukan siswa di luar jam-jam sekolah. Termasuk apa yang sedang terjadi dengan dunia minat mereka. Apakah itu berita sepak bola, basket, penyanyi idola atau tentang dunia pecinta alam dan lingkungan. Pasti mereka akan menaruh respek kepada Anda.

6. Memperlakukan siswa dengan hormat.

Seorang guru yang menghormati siswa mereka akan mengalami rasa saling menghormati dari siswa mereka.

7. Menciptakan lingkungan yang aman bagi siswa.

Penting bagi siswa Anda untuk mempercayai Anda dan satu sama lain. Dalam lingkungan yang saling percaya, siswa-siswa lebih cenderung untuk membuka dan menampilkan karakteristik positif satu sama lain. Guru perlu mene- tapkan suatu lingkungan belajar di mana siswa tidak saling mengkritik, menggertak atau mengintimidasi satu sama lain. Mengembangkan hubungan guru-siswa yang positif memang membutuhkan waktu dan upaya yang signifikan. Namun manfaatnya bagi guru dan siswa tidak dapat diukur.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Sahabat Guru Inspirasi Indonesia Maju