Guru Olahraga SD Ikuti Semiloka Kepelatihan Sepak Bola

0
18
Guru olahraga SD se Indonesia mengikuti semiloka kepelatihan sepak bola yang digelar Kemendikbud bersama PSSI. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad membuka semiloka yang digelar di Sawangan, Depok itu. (foto: Kemdikbud)

SahabatGuru – Guru Pendidikan Jasmania, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SD mendapat tambahan ilmu kepelatihan sepak bola. Ya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerjasama dengan PSSI menggelar Semiloka Kepelatihan Sepak bola tingkat SD tahun 2018 di National Youth Training Center (NYTC) PSSI, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Pelatihan angkatan pertama yang diikuti 55 guru olahraga dilaksanakan sejak Senin (8/10/2018) sampai Selasa (16/10/2018). Sedangkan angkatan kedua yang juga diikuti 55 guru diselenggarakan mulai Senin (22/10/2018) sampai Selasa (20/10/2018).

Semiloka ini digelar demi percepatan pembangunan sepak bola nasional di tingkat SD. Melalui semiloka ini, guru-guru olahraga mendapatkan pengetahuan dan ilmu sepak bola yang lebih mendalam. Dengan demikian, mereka diharapkan bisa menangani tim sepak bola di sekolah tempat mengajar.

“Saya berharap guru yang mengikuti semiloka bisa fokus dalam membina dan mengembangkan olahraga sepak bola di sekolahnya. Guru-guru yang dilatih juga harus membentuk klub sepak bola di sekolahnya masing-masing. Anak didik yang masuk klub juga harus dilatih secara serius,” kata Hamid Muhammad, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud.

Menurut Hamid, guru yang mengikuti semiloka tidak hanya membentuk tim di sekolahnya tetapi juga di lima sekolah lain. Bila ada 100 guru yang mendapat pelatihan, berarti bakal ada 500 tim di sekolah yang mendapat pembinaan sepak bola.

“Dari semiloka guru, saya berharap sepak bola nasional bisa bangkit. Pasalnya akan banyak klub sepak bola di SD yang diharapkan bisa berkembang baik,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menyambut gembira pelatihan untuk guru olahraga SD itu. Menurut Ratu Tisha dengan menggandeng Kemendikbud, PSSI berharap bisa terfokus pada pendidikan pelatihan sepakbola.

“Sepak bola rasanya terlalu besar untuk dikelola sendirian oleh PSSI. Sepakbola tidak hanya sekadar permainan tetapi di situ bisa mencerminkan seperti apa manusia Indonesia sesungguhnya. Seperti apa sikap sportivitas, respek, disiplin manusia Indonesia. Harapan itu tercermin dalam sepak bola yang baik,” ungkap Ratu Tisha.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan Tulis Komentar Anda
Masukan Nama Anda Disini