Gampangnya Menyanyikan Rumus Matematika

1
62
Matematika menjadi menyenangkan saat menghafalkan rumus-rumus dalam bentuk nyanyian. (foto: istimewa)

SahabatGuru – Belajar Matematika berarti harus banyak berlatih mengerjakan soal-soal dan menghafalkan rumus-rumus yang ada. Matematika tidak bisa dilepaskan dari latihan dan hafalan. Namun bagi sebagian besar siswa, hal ini menjadi masalah yang cukup serius.

Matematika tetap dipandang sebagai bentuk perjuangan yang mati-matian. Bayangkan, hafalan rumus yang demikian banyak, prosedur mengerjakan yang tidak mudah, perhitungan yang butuh ketelitian dan langkah-langkah penyelesaian yang selalu berubah. Lengkap sudah alasan menjadikan Matematika sebagai mata pelajaran yang sangat sulit.

Banyak istilah diciptakan untuk menggambarkan betapa sulitnya pelajaran matematika. Ada yang mengistilahkan Matematika menjadi ‘matek-matekan’ sampai menjadikan Matematika sebagai akronim dari ‘Makin Tekun Makin Tidak Karuan’.

Ketika seorang guru menyajikan pembelajaran Matematika dengan istilah 3B, Berlatih, Berlatih dan Berlatih, bayangan tentang Matematika makin menakutkan saja. Bila sebelumnya merupakan pelajaran yang sulit dipelajari, kini berubah menjadi matematika sebagai pelajaran yang menakutkan dan membosankan.

Bahwa matematika adalah pelajaran yang penting karena menjadi dasar untuk mempelajari ilmu yang lain tidak bisa dipungkiri. Siswa pun tahu, memahami dan merasakan arti penting matematika.

Tetapi hal ini tidak secara otomatis membuat siswa terpacu untuk mempelajari matematika.  Seorang guru matematika tentunya harus memiliki terobosan untuk membuat matematika lebih mudah dan lebih menyenangkan untuk dipelajari.

Ada yang menggambarkan belajar matematika itu seperti minum obat. Pahit tetapi bermanfaat. Tidak enak tetapi harus dilakukan kalau ingin sembuh. Tapi kini banyak obat yang dikemas dalam bentuk dan rasa seperti permen sehingga rasa pahitnya bisa tersamarkan  tetapi khasiat tetap bisa dirasakan.

Tentu gambaran ini juga bisa digunakan pada pembelajaran matematika. Ketika dikemas secara menarik dan memudahkan siswa mempelajarinya, matematika tentu akan menyenangkan. Menjadi tantangan tersendiri bagi guru menyajikan sebuah pembelajaran berkonsep PAIKEM GEMBROT. Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan, Gembira, dan Berbobot.

Perkembangan teknologi sangat membantu guru mewujudkan pembelajaran ini.Guru bisa membuat media yang menarik dan memudahkan siswa mempelajari materi-materi matematika.

Tak sulit bagi guru mengadaptasi dan mengembangkan media-media yang sudah tersedia dan mudah diakses. Tak sedikit perangkat lunak berisikan pembelajaran matematika yang tersedia.

Agar pembelajaran lebih menyenangkan, guru bisa memasukkan unsur permainan. Apakah sekadar untuk melepaskan kejenuhan siswa dalam belajar, atau menggunakan pembelajaran sebagai media untuk menyampaikan materi.

Salah satu alternatif  metode yang bisa digunakan guru adalah dengan menggunakan lagu. Guru bisa mengubah lirik lagu-lagu yang mudah dinyanyikan atau dikenal siswa. Lagu ini bisa berisi ajakan atau motivasi siswa agar lebih bersemangat mempelajari matematika. Bisa juga digunakan meningkatkan retensi siswa terhadap rumus-rumus matematika.

Sebagai contoh, dalam mempelajari materi rumus-rumus trigonometri ada beberapa rumus yang mau tidak mau harus dihafalkan siswa untuk bisa memahami materi ini, antara lain, Rumus-Rumus Trigonometri Jumlah dan Selisih Dua Sudut, Rumus- Rumus Trigonometri Sudut Rangka, Mengubah bentuk perkalian menjadi penjumlahan dan sebaliknya.

Ada 19 rumus yang harus dihafalkan siswa. Dan, siswa mutlak harus hafal untuk menyelesaikan soal-soal. Tentunya bukan hal yang mudah menghafal 19 rumus. Jika hafalan ini bisa dipermudah  dengan menggunakan lagu yang dikenal siswa, salah satu beban  atau ketakutan siswa bisa teratasi.

Rumus jumlah dan selisih dua sudut bisa dihafalkan dengan lagu ‘Selamat Tinggal Kasih’ dari Ello.

Syair aslinya:

Selamat tinggal kasih sampai kita jumpa lagi aku pergi takkkan lama

Hanya sekejap saja kuakan kembali lagi, asalkan engkau setia menanti

Digunakan untuk menghafal rumus menjadi:

Sinus A ditambah B sama dengan sin A cos B plus cos A sin B,  sangat mudah 

Dengan mengubah  tanda positif jadi negatif kau dapatkan rumus sin A min B

Cosinus A tambah B sama dengan cos A cos B min sin A sin B, sangat mudah

Dengan membalik tanda negatif jadi positif kau dapatkan rumus cos A min B

Untuk menghafalkan rumus  sudut rangkap bisa menggunakan lagu daerah Jawa Timur  ‘ Rek Ayo Rek’

Rek ayo rek blajar rumus sudut rangkap

Sin 2A cos 2A tan 2A

Sin 2A dua sin A kali cos A

Cos 2A yang rumusnya ada tiga

                   Yang pertama cos kwadrat A minsin kwadrat A

                   Yang kedua satu min dwa sin kwadrat A

                   Yang ketiga dwa cos kwadrat A min satu

                   Yang terakhir rumus untuk tan 2A

Tan 2A pembagianlah bentuknya

Dua tan A per satu min tan kwadrat A

Untuk menghafal delapan rumus mengubah bentuk penjumlahan menjadi perkalian dan sebaliknya kita bisa menggunakan lagu ‘Twinkle Twinkle Little Star

Sin plus sin dua sin cos

Sin min sin dua cos sin

Cos plus  Cos dua cos cos

Tetapi hati hati cos min cos min dua sin sin

Dengan cara ini, siswa setidaknya tidak harus menghafal dalam dengan cara yang menjemukan dan memberatkan. Yang harus diperhatikan tentu saja pemilihan lagu yang cukup akrab di telinga siswa, tidak rumit, dan bisa dinyanyikan. Tentu saja ini disesuaikan dengan situasi, kondisi siswa, dan keterampilan guru membawakan di dalam kelas.

Guru bisa memikirkan cara-cara lain untuk mengembangkan pembelajaran yang menarik bagi siswa untuk belajar matematika.  Kemauan menciptakan pembelajaran matematika yang tidak biasa-biasa saja ditunjang dengan kreativitas guru pasti bisa menciptakan pembelajaran yang lebih bagus lagi. Menjadi pembelajaran ‘bukan matematika biasa’. Selamat berkreasi!

Ary Mangestu Yuani

Guru Matematika di SMA Negeri 22 Surabaya

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan Tulis Komentar Anda
Masukan Nama Anda Disini