Dunia Kita Tergantung Pikiran, Hati dan Niat Kita

0
39

Suyoto *)

Saya sangat suka mendapatkan pesan ini dari berbagai grup WA atau yang langsung dikirim ke saya. Saya pernah mendapat pesan via BBM sekitar sembilan tahunan yang lalu. Saya senang mendapatkannya kembali pagi ini. Pesan ini selalu relevan. Apa yang di-share pagi ini dimulai dengan pernyataan provokatif…untuk menyentak hati. Salam sukses…kang Yoto Bojonegoro.

Sekarang ini saya share sebuah artikel agar semua yang berpikiran sempit, rata rata dan yang besar bisa melihat, baca dan menganalisisnya.

FD Roosevelt, mantan Presiden Amerika Serikat pernah mengatakan:

Small Minds discuss people,
Average Minds discuss events,
Great Minds discuss ideas.”

“Pikiran Sempit, membicarakan orang.
Pikiran Rata-rata, membicarakan peristiwa.
Pikiran Besar, membicarakan gagasan.”

Maka sebagai akibatnya…

Orang yang berpikiran sempit akan menghasilkan ‘gosip’.
Orang yang berpikiran rata-rata, akan menghasilkan ‘pengetahuan’.
Orang yang berpikiran besar akan menghasilkan ‘solusi’.

Ketiga jenis pikiran ini ‘ada’ di dalam setiap otak kita. Pikiran mana yang lebih mendominasi kita, begitulah apa yg dihasilkannya.

Kalau setiap saat otak kita dipenuhi oleh pikiran sempit, maka kita akan selalu asyik dengan urusan orang lain, namun tidak menghasilkan apa-apa, kecuali perseteruan. Akan tetapi bila pikiran besar yang mendominasi, maka ia akan aktif menemukan terobosan baru.

Orang yang berpikiran sempit senang menggunakan kata tanya ‘siapa’, Orang yang berpikiran rata-rata senang menggunakan kata: ‘ada apa’. Sedangkan, orang yang berpikiran besar selalu memanfaatkan kata tanya: ‘mengapa dan bagaimana’.

Dalam melihat satu peristiwa yang sama, misalnya jatuhnya buah apel dari pohonnya, akan cenderung ditanggapi berbeda.

Orang yang berpikiran sempit akan tertarik dengan pertanyaan, “siapa sih yang kemarin kejatuhan buah apel?”

Orang yang berpikiran rata-rata akan bertanya, “Apakah sekarang sudah mulai musim panen buah apel?”

Sedangkan orang yang berpikiran besar, “Mengapa buah apel itu jatuh ke bawah, bukannya ke atas?”

Dan… pikiran yang terakhir itulah yang konon menginspirasi Sir Isaac Newton menemukan teori gravitasi yang sangat terkenal!
Tidak ada satupun prestasi atau karya di dunia ini yang dihasilkan oleh pikiran sempit.

Di samping itu, ketiga jenis pikiran ini juga mempunyai ‘makanan favorit’ yang berbeda. Si pikiran sempit biasanya senang melahap tabloid, infotainmen, koran merah. Si pikiran rata-rata amat berselera dengan ‘koran berita’. Si pikiran besar memilih ‘buku’ yang membangkitkan INSPIRASI.

Semoga dengan berbagai bentuk pikiran tersebut, kita lebih cenderung untuk didominasi oleh Pikiran Besar (Great Minds).

YOU ARE WHAT YOU THINK.(*)

*) Dr Suyoto (Dosen Universitas Muhammadiyah Gresik dan Bupati Bojonegoro Periode 2008-2018)

Leave a Reply