Beranda Berita Hari Guru Nasional, Mendikbud Terharu dengan Pengabdian sang Guru

Hari Guru Nasional, Mendikbud Terharu dengan Pengabdian sang Guru

92
0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim Foto: antaranews.com)

SahabatGuru – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan rasa harunya dengan dedikasi guru. Para pendidik tak berhenti bergerak mencari solusi agar pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 tidak terhenti. Mereka memikirkan bagaimana anak didik tetap bisa menjalani proses belajar mengajar.

“Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat, dedikasi, kesungguhan bapak dan ibu guru untuk bergerak, mencari solusi agar proses belajar anak-anak kita tidak terhenti,” ujar Nadiem seperti dikutip antaranews dalam peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Menurut Mendikbud para guru tetap memiliki kesabaran dan semangat juang yang tinggi sehingga semua pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan. Nadiem menuturkan ada guru yang sudah melakukan pembelajaran daring. Namun ada pula yang membentuk kelompok kecil dan didatangi secara bergiliran.

Semua ini menjadi bukti bahwa kita semua adalah pewaris para pejuang yang tidak mau menyerah dengan keadaan. Kita mampu beradaptasi dengan terus belajar, berbagi dan berkolaborasi

Tidak hanya itu, ada guru yang masuk ke sekolah dengan menggunakan jadwal bergilir dengan protokol yang sangat ketat. Ada pula yang mendatangi rumah siswa dan berdiskusi dengan orang tua siswa untuk membantu proses belajar dan mengajar di rumah, ada yang mencari sinyal di seberang sungai dan sebagainya.

“Semua ini menjadi bukti bahwa kita semua adalah pewaris para pejuang yang tidak mau menyerah dengan keadaan. Kita mampu beradaptasi dengan terus belajar, berbagi dan berkolaborasi,” ujar Nadiem menambahkan.

Kemendikbud Komitmen Perjuangkan Hak Guru

Nadiem lebih lanjut mengatakan Kemendikbud sejak awal berkomitmen dan sungguh-sungguh untuk terus memperjuangkan hak-hak para pendidik melalui kebijakan rekrutmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatan profesionalisme, peningkatan kesejahteraan guru.

Berbagai kebijakan dan program yang disiapkan Kementerian di masa pandemi sepert bantuan kuota data internet, fleksibilitas penggunaan dana BOS, pengalokasian BOS afirmasi dan BOS kinerja untuk bantuan Covid-19. Ini tidak hanya berlaku di sekolah negeri tetapi juga di sekolah swasta yang paling terdampak pandemi.

Selain itu, kementerian memberi bantuan subsidi upah untuk guru dan tenaga kependidikan nonPNS, kurikulum darurat, program guru belajar, laman guru berbagi, program belajar dari rumah TVRI, dan seri webinar masa pandemi.

“Semua kebijakan dan program ini tidak lain dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan dan orang tua agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia,” ucap dia menerangkan. *