Beranda Berita Di Pinrang, Pembelajaran Daring Lewat Televisi Lokal

Di Pinrang, Pembelajaran Daring Lewat Televisi Lokal

24
0
Perwakilan Apkasi dan YPAN melakukan audiensi di Kabupaten PInrang, Sulawesi Selatan yang diterima Asisten I dan jajaran lain, Rabu (30/9/2020. (Foto: Sahabat Guru)

SahabatGuru – Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menyediakan pembelajaran jarak jauh atau daring lewat televisi lokal. Pemerintah kabupaten menjalin kerja sama dengan televisi lokal untuk menayangkan materi-materi pendidikan. Ini untuk mengantisipasi siswa yang tidak memiliki ponsel cerdas atau smart phone yang biasa digunakan untuk pembelajaran secara daring.

Menurut Aswadi, Asisten I Kabupaten Pinrang, pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan, telah meminta para guru untuk membuat 72 video pembelajaran. Dengan demikian, siswa bisa belajar di rumah selama pandemi Covid-19. Mereka belajar dengan konten pembelajaran yang ditayangkan oleh televisi lokal.

“Ini menjadi solusi dalam pendidikan saat harus menerapkan pembelajaran jarak jauh selama pandemi. Kami bekerja sama dengan televisi lokal untuk materi pendidikan,” ujar Aswadi saat menerima audiensi perwakilan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) di Pinrang, Rabu (30/9/2020). Audiensi juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Dyah Puspita Dewi, Kepala BKD Muhammad Nasir, Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nahrun, Kabag Humas dan Protokol Rhommy, Direktur RSUD Dr Muhummad Inwan dan Sekretaris Dinas Kesehatan Dr Ramli.

Baca Juga :   Sudah Ada 502 Buku Literasi Dukung Gerakan Literasi Nasional

Kami sungguh memberi apresiasi dengan adanya program tersebut, khususnya Professional English Training. Kami berharap program ini bisa dilaksanakan di Kabupaten Pinrang

“Kami sudah membuat tidak kurang 72 video pembelajaran. Selama ini kami memang bekerja sama dengan televisi lokal. Namun kami juga terbentur dengan anggaran terkait dana untuk tayangan tersebut,” kata dia lagi.

Pemerintah kabupaten juga memberi apresiasi dengan adanya program Apkasi dalam hal peningkatan mutu pendidikan. Mereka menunjukkan ketertarikan pada program Professional English Training dan Matematika Smart yang memang bisa meningkatkan kualitas para pendidik dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami sungguh memberi apresiasi dengan adanya program tersebut, khususnya Professional English Training. Kami berharap program ini bisa dilaksanakan di Kabupaten Pinrang,” kata Nasir, Kepada BKD.

Baca Juga :   APKASI Gelar AOE2020, Genjot Investasi di Daerah

Menurut Nasir Professional English Training dan Matematika Smart Indonesia bisa dilaksanakan pada triwulan pertama. Melalui program tersebut, guru bisa ditingkatkan kualitasnya. Bila kualitas pendidik meningkat, maka kualitas anak didik juga turut meningkat. Apalagi Matematika Smart sangat membantu siswa mempelajari pelajaran matematika secara menyenangkan.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nahrun. Menurut dia siswa tetap bisa belajar di rumah selama pandemi dengan pembelajaran secara daring.

Pemerintah juga menghadapi problem kekurangan guru. Sedangkan guru yang masih berstatus K2 kesulitan untuk menjad PNS karena adanya pembatasan usia. Banyak sekolah yang masih memiliki guru honorer dengan gaji yang tidak seberapa, yaitu Rp300 sampai Rp500 ribu.

Baca Juga :   Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kabupaten Lombok Timur Gelar Pelatihan Guru

“Kami memang sangat kekurangan guru. Selain itu, kami mendukung bila hanya guru yang berprestasi yang mendapat sertifikasi,” ucap dia. *