Beranda Berita Sulsel Gelar Professional English Training bagi Guru

Sulsel Gelar Professional English Training bagi Guru

27
0
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Jufri menerima audiensi dari Apkasi dan YPAN. (Foto: Sahabat Guru)


SahabatGuru – Para guru di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengikuti program Professional English Training. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Muhammad Jufri pelatihan yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) melalui Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) itu akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.

Kegiatan Professional English Training, menurut rencana, diikuti kepala sekolah maupun guru SMA dan SMK di seluruh Sulsel. Jufri berharap kegiatan tersebut bisa meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris dari para pendidik. Apalagi penguasaan bahasa Inggris sangat penting bagi para guru.

Jika ingin menjadi luar biasa, maka biasa saja tidak cukup

Dalam kesempatan itu, Jufri menuturkan bila siapa pun harus termotivasi untuk menjadi lebih baik atau luar biasa saat ingin mencapai sesuatu. Menurut dia ini yang penting agar sumber daya manusia (SDM) Indonesia memang benar-benar unggulan.

Baca Juga :   Pentingnya Peningkatan Mutu bagi Guru di Jombang

“Jika ingin menjadi luar biasa, maka biasa saja tidak cukup,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jufri saat menerima audiensi dari Apkasi dan YPAN di Makassar, Rabu (16/9/2020).

Menurut dia Program Professional English Training bakal meningkatkan mutu pendidikan. Para guru diharapkan mengalami lompatan dari biasa saja dalam penguasaan bahasa Inggris menjadi luar biasa. Apalagi, tidak hanya guru yang mendapat manfaat tetapi sudah pasti anak didik karena mendapatkan pengajaran bahasa Inggris yang simpel, menyenangkan tetapi bisa menguasainya secara lebih baik, terutama dalam berkomunikasi.

“Kami akan melaksanakan kegiatan upaya peningkatan mutu pendidikan di bidang bahasa Inggris bagi kepala sekolah dan guru SMA maupun SMK di Sulsel. Menurut rencana, program ini dilaksanakan pada akhir Oktober 2020,” kata Jufri.

Baca Juga :   Berduka, Tsunami Menerjang Pandeglang, Serang dan Lampung Selatan

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel mendukung sepenuhnya rencana kegiatan tersebut. Menurut dia kegiatan itu sebetulnya sudah lama dipersiapkan. Namun rencana itu akhirnya mengalami penundaan karena pandemi Covid-19.

“Kini, program itu bisa dilaksanakan kembali dengan dilakukan secara tatap muka atau offline tetapi harus mengikuti protokol kesehatan. Kami sepenuhnya mendukung kegiatan dari Apkasi yang dilaksanakan oleh YPAN,” ujar Kepala Dinas Pendidikan menegaskan.

Pelatihan Diikuti 1000 Guru

Menurut Manajer Program YPAN Tollaal Badru program Professional English Training di Sulsel rencananya diikuti tidak kurang 1000 guru. Namun pelaksanaannya tidak secara serentak karena harus mematuhi protokol terkait jumlah peserta. Dengan demikian, kegiatan itu dilaksanakan beberapa gelombang.

“Untuk setiap gelombang diikuti 50 hingga 75 peserta. Sebelum ada pandemi, kegiatan itu bisa diikuti 100 sampai 150 guru untuk setiap pertemuan yang dilaksanakan selama tiga hari. Untuk pelaksanannya tetap harus tiga hari sehingga peserta benar-benar menguasai dengan baik bahasa Inggris yang disampaikan oleh Mr. Aditya,” kata Tollal.

Baca Juga :   Mendikbud: Penggunaan DAK Fisik Harus Tepat Sasaran

Sementara, Himmatul Hasanah, Staf Ahli Apkasi bidang Pendidikan dan Kesehatan, menuturkan bila pelatihan itu itu merupakan bagian dari program Apkasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh kabupaten di Indonesia. Menurut dia YPAN sudah menggelar kegiatan serupa di berbagai daerah. Tidak hanya guru tetapi juga mereka yang berprofesi di bidang lain.

“Guru bisa memahami dan mengetahui bagaimana penguasaan bahasa Inggris secara lebih mudah dan praktis. Penguasaan bahasa asing tak butuh waktu bertahun-tahun lagi. Guru dan peserta didik mampu berbicara dalam bahasa Inggris secara cepat,” ujar Himmatul. *