Beranda Berita Mendikbud Pastikan Pendidikan Militer Tidak Wajib

Mendikbud Pastikan Pendidikan Militer Tidak Wajib

Pendidikan militer bagi mahasiswa bukan sesuatu yang wajib melainkan sukarela. Bila merupakan kewajiban, itu justru bertentangan dengan gagasan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.

22
0
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim memastikan pendidikan militer tidak wajib. (Foto: news.schmu.id)

SahabatGuru – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan pendidikan militer bagi mahasiswa bukan sesuatu yang wajib melainkan sukarela. Mendikbud juga mengatakan bila dirinya tidak pernah membahas program pendidikan militer dengan Kementerian Pertahananan.

“Bisa mengambil program tersebut secara sukarela, misalnya pelatihan perwira seperti di Amerika Serikat. Kalau mahasiswa ingin mengikuti, dia berhak dapat SKS (satuan kredit semester),” kata Mendikbud seperti dikutip antaranews.

Hal itu disampaikan Mendikbud dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Jakarta, Kamis (27/8/2020). Menurut Mendikbud mengatakan tidak pernah diajak berbicara mengenai program pendidikan militer oleh Kementerian Pertahanan. Karena itu, dia mengaku kaget ketika ada pemberitaan menyebutkan wajib militer dalam rangka bela negara.

Baca Juga :   Mendikbud Kembali Tegaskan Sekolah di Zona Hijau Kedepankan Protokol Kesehatan

Jadi pendidikan militer itu sukarela. Sama seperti Kampus Merdeka. Mana mungkin kami mendorong Merdeka Belajar, tetapi memaksa mahasiswa belajar militer

Menurut dia, yang dibahas bersama Kementerian Pertahanan adalah konsep Kampus Merdeka, yaitu mahasiswa bisa mengambil masa kuliahnya satu semester di perusahaan, satu semester pertukaran di kampus lain, dan satu semester mengajar di kampus.

“Jadi pendidikan militer itu sukarela. Sama seperti Kampus Merdeka. Mana mungkin kami mendorong Merdeka Belajar, tetapi memaksa mahasiswa belajar militer,” ujar Nadiem.

“Azasnya kemerdekaan, sukarela. Mahasiswa dan siswa memilih sendiri,” katanya.

Karena itu, Mendikbud menegaskan tidak akan ada pemaksaan. Tidak akan ada kurikulum terkait pendidikan militer atau bela negara yang diwajibkan atau dipaksakan di universitas.

Baca Juga :   Guru Tak Perlu Selesaikan Semua Materi dalam Kurikulum

“Tidak ada diskusi sama sekali. Itu adalah spekulasi saja,” kata Nadiem Makarim.*