Beranda Berita Belajar Secara Daring? Tidak Masalah Bagi Anak Indonesia

Belajar Secara Daring? Tidak Masalah Bagi Anak Indonesia

Generasi muda saat ini merupakan generasi yang ulet dan pantang menyerah. Mereka dihadapkan pada kesulitan dan harus melakukan adaptasi dengan lingkungan karena adanya pandemi Covid-19.

58
0
Generasi muda Indonesia merupakan generasi yang ulet dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan seperti Covid-19. (Foto: antaralampung.com)

SahabatGuru – Generasi muda saat ini merupakan generasi yang ulet dan pantang menyerah. Mereka dihadapkan pada kesulitan dan harus melakukan adaptasi dengan lingkungan dan kehidupan yang baru karena adanya pandemi Covid-19.

Semua aktivitas sudah berubah dibandingkan masa sebelum pandemi, termasuk kegiatan sekolah. Para siswa yang berada di pelosok, misalnya, perlu berjuang mendapatkan sinyal yang baik agar dapat mengikuti kegiatan sekolah secara daring dengan baik. Kini, kegiatan belajar mengajar mengungkapkan bagaimana perjuangan anak sekolah hanya untuk mencari sinyal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengakui bila generasi saat ini merupakan generasi yang ulet dan pantang menyerah. Namun dia juga menyatakan secara tegas bila proses belajar mengajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja termasuk dalam kondisi apa pun.

Baca Juga :   Diterbitkan, Kurikulum Darurat untuk Masa Pandemi Covid-19

Inilah anak Indonesia yang sesungguhnya, generasi yang ulet dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan di depan mata

“Situasi yang sulit bukannya mematahkan semangat belajar tetapi justru semakin menguatkan,” kata dia melalui rekaman video pada diskusi daring dalam rangkaian Hari Anak 2020 seperti dikutip antaranews.com di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Menurut Mendikbud saat sejumlah negara sedang berjuang melawan pandemi Covid-19 tidak terkecuali Indonesia. Ini yang menjadikan anak Indonesia harus memperlihatkan sikap ulet dan pantang menyerah dalam menimba ilmu.

“Inilah anak Indonesia yang sesungguhnya, generasi yang ulet dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan di depan mata,” ujar Nadiem.

Orang Tua Harus Aktif Bimbing Anak-anak

Baca Juga :   ‘Belajar dari Rumah’ Tayang Besok Senin, Ini Harapan Mendikbud

Dalam proses belajar mengajar secara daring, Nadiem mengharapkan adanya peran orang tua untuk aktif membimbing anak-anak. Apabila murid, orang tua, dan guru saling membantu, pekerjaan sekolah akan menjadi ringan. 

Menurut dia, pendidikan yang baik dan menggembirakan hanya dapat terwujud apabila semua pihak mulai dari siswa, orang tua dan guru saling bergotong royong dalam mengerjakannya. Dia berharap semua anak Indonesia tetap sehat dan ceria dalam mengisi waktu serta mempelajari hal-hal yang disukai dan tentunya bermanfaat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga memberi apresiasi kepada organisasi Kongres Wanita Indonesia (Kowani), karena berperan besar dalam memajukan pendidikan di Indonesia, terutama pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sehingga keluarnya Keputusan Presiden (Kepres) nomor 44 tahun 1948 yang memeringati hari anak nasional pada 23 Juli.*

Baca Juga :   Nadiem: Saatnya Mengerti dan Tidak Sekadar Hafal Pancasila