Beranda Berita Muhammadiyah Tetap Mundur dari Program Organisasi Penggerak

Muhammadiyah Tetap Mundur dari Program Organisasi Penggerak

45
0
Muhammadiyah konsisten tidak mengikuti Program Organisasi Penggerak (POP) yang diinisiasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ilustrasi POP (Foto: kemdikbud.go.id)

SahabatGuru – Pimpinan Pusat Muhammadiyah konsisten pada keputusannya mundur dari Program Organisasi Penggerak/POP yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Keputusan lembaga itu sudah bulat untuk tidak terlibat dalam POP.

“Kami sudah punya keputusan bulat. Muhammadiyah tetap tidak ikut dalam program,” kata Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah Kasiyarno seperti dikutip antaranews.com di Jakarta, Rabu (26/7/2020).

Dia mengatakan Muhammadiyah konsisten dengan keputusan tersebut meski Mendikbud Nadiem Anwar Makarim sudah meminta maaf soal program POP. Konsistensi itu, kata Kasiyarno, Muhammadiyah tetap tidak akan ikut program yang menurut dia baik tetapi tidak transparan.

Mendikbud menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan mengevaluasi POP

Sebelumnya, Muhammdiyah memutuskan mundur dari POP. Selain itu Nahdlatul Ulama dan PGRI turut mengundurkan diri. Atas kekisruhan yang terjadi terkait POP, Mendikbud meminta maaf. Nadiem juga sudah bertemu langsung dengan para pengurus PP Muhammadiyah, salah satunya membahas program POP.

Baca Juga :   Pemerintah Berikan Solusi Persoalan Guru Honorer

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan pertemuan unsur Kemdikbud dengan PP Muhammadiyah berlangsung sekitar satu jam. Kedua belah pihak berdialog berbagai kebijakan di kementerian yang mengurus pendidikan nasional, khususnya POP.

Mu’ti mengatakan Muhammadiyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan permintaan maaf. “Mendikbud menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan mengevaluasi POP,” kata dia. *