Beranda Berita Krisis Covid-19, Sekolah Swasta Dapat BOS

Krisis Covid-19, Sekolah Swasta Dapat BOS

32
0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim dalm video conference menyatakan sekolah swasta yang terdampak Covid-19 akan menerima BOS Afirmasi dan BOS Kinerja. (Foto: kemdikbud.go.id)

SahabatGuru – Sekolah swasta akan menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja dan BOS Afirmasi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan dana BOS tidak hanya untuk sekolah negeri tetapi juga sekolah swasta demi mengurangi dampak keterpurukan ekonomi akibat krisis Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, dalam video conference Peluncuran Ketentuan Penyesuaian UKT, Dana Bantuan UKT Mahasiswa, Kebijakan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja yang berlangsung di Jakarta pekan lalu. Menurut Mendikbud selain daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T), banyak daerah lain yang perekonomiannya terimbas akibat Covid-19. Termasuk beberapa daerah di perkotaan dengan taraf perekonomian yang rendah ikut terdampak akibat penerapan social distancing.

“Kebijakan ini untuk membantu daerah-daerah yang paling membutuhkan dan juga yang rentan terpukul krisis ekonomi akibat Covid-19,” kata Mendikbud seperti dikutip laman kementerian.

Baca Juga :   Kemendikbud Lakukan Pendataan Sekolah Terdampak Banjir

Kita tidak berharap makin banyak sekolah swasta yang akhirnya tutup dikarenakan krisis ekonomi yang disebabkan oleh Covid-19 selama (masa) belajar dari rumah

BOS Afirmasi merupakan program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di Daerah Khusus yang ditetapkan kementerian. Sedangkan BOS Kinerja merupakan program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan di Daerah Khusus yang ditetapkan kementerian.

Mendikbud mengatakan, krisis Covid-19 mengubah kebijakan Kemendikbud yang memungkinkan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja bisa diprioritaskan untuk daerah yang paling membutuhkan dan yang paling terdampak. Pasalnya banyak sekali area yang ekonominya terpukul dengan adanya Covid-19.  

Baca Juga :   KPK dan Kemendikbud Isi Libur Idul Fitri Anak Sekolah

“Tak terkecuali bagi sektor pendidikan terutama sekolah swasta,” ujar Mendikbud.

Sekolah Swasta Rentan Krisis 

Menteri Nadiem menuturkan sekolah swasta menjadi institusi yang paling rentan terdampak krisis. Selama pandemi, kata dia, Kemendikbud menerima banyak keluhan terkait macetnya pembayaran sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

Pasalnya banyak orang tua yang tidak mampu membayar SPP anaknya. Bukan karena apa tetapi mereka kehilangan mata pencaharian atau berkurangnya penghasilan orang tua.

“Kita tidak berharap makin banyak sekolah swasta yang akhirnya tutup dikarenakan krisis ekonomi yang disebabkan oleh Covid-19 selama (masa) belajar dari rumah. Jadi itulah alasan kenapa kami membuka BOS Afirmasi dan Kinerja kepada sekolah-sekolah swasta” kata Nadiem menegaskan.

Baca Juga :   Kabupaten Aceh Timur Alokasikan Anggaran 30,7 M Tangani Covid-19

Dana BOS Afirmasi yang disediakan sebesar Rp2 triliun dan BOS Kinerja yang disediakan sebesar Rp1,2 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp3,2 triliun. Alokasi dana tersebut rencananya akan disalurkan kepada 56.115 sekolah swasta dan negeri yang dinilai paling membutuhkan. Mengacu pada data jumlah daerah khusus di kementerian terkait, sekolah-sekolah tersebut ada di 33.321 desa/kelurahan.

Berdasarkan ketentuan terbaru, dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja yang akan diberikan untuk tiap sekolah jenjang SD, SMP, SMA, SMK, SLB yang memenuhi kriteria yaitu sebesar Rp60 juta per tahun. Dana akan disalurkan langsung dari Kementerian Keuangan ke rekening sekolah. *