Beranda Berita Pemprov Papua Luncurkan Kampus Online Kerjasama dengan PT di Amerika Serikat

Pemprov Papua Luncurkan Kampus Online Kerjasama dengan PT di Amerika Serikat

91
0
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Papua Language Institute (PLI) meluncurkan Kampus Online, Senin (18/5/2020). Kampus itu menjalin kerjasama dengan dua perguruan tinggi Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)

SahabatGuru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Papua Language Institute (PLI) meluncurkan Kampus Online, Senin (18/5/2020). Kampus itu bekerjasama dengan dua perguruan tinggi di Amerika Serikat, yakni University of Rhode Island (URI) dan Johnson and Wales University (JWU).      

Kampus pendidikan dan penelitian dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) asli Papua digagas Gubernur Papua, Lukas Enembe dengan sejumlah universitas di Amerika Serikat.      

Acara yang berlangsung di kampus PLI di Waena Jayapura itu dihadiri Dr. Gifty Ako-Adounvo, Wakil Rektor Kerjasama Internasional URI, Nancy Stricklin, Asisten Wakil Rektor Strategi dan Kemitraan Internasional URI, Dr. Lynn Robinson, Wakil Presiden Keuangan dan Program Global JWU, dan Wesley Roy, Direktur Global dan program Akademi Bahasa Inggris dan Kebudayaan Amerika (JWU). Acara terhubung secara online.

Anak-anak Papua mulai dipersiapkan untuk nantinya melanjutkan kuliah di universitas di Amerika, Inggris, Australia dan lainnya

Hadir juga Kepala Badan Pengelola Sumber Daya Manusia (BPSDM) Papua,  Aryoko AF Rumaropen,SP. M.Eng, Kasdam XVII Cenderawasih, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua, Christian Sohilait, ST. M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Papua, Dr. Robby Kayame, SKM. M.Kes.

Baca Juga :   Juli, Cianjur Adakan Pelatihan Program Unggulan APKASI-YPAN

Direktur PLI Papua, Samuel Tabuni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua, URI dan JWU yang telah bekerjasa sama membangun SDM asli Papua.

“Anak-anak Papua mulai dipersiapkan untuk nantinya melanjutkan kuliah di universitas di Amerika, Inggris, Australia dan lainnya,” tutur Samuel dalam pidatonya di Jayapura.

Samuel mengatakan berdasarkan riset dan penilitian berbagai lembaga di tanah air menyebutkan, Provinsi Papua dan Papua Barat termasuk daerah tertinggal. Demi membawa Papua keluar dari ketertinggalan diperlukan SDM yang berintegritas serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.     

“Siswa-siswi unggul Papua yang sedang kami bina sebanyak 18 orang dengan tujuan kuliah di luar negeri. Mereka resmi menjadi mahasiswa dan ikut pendidikan secara online di kedua universitas dengan mahasiswa internasional lainnya selama masa  Covid-19,” katanya. (Irm) *     

Baca Juga :   HUT ke-20 Apkasi, Mendagri Ajak Kepala Daerah Miliki Jiwa Entrepreneurship