Beranda Berita Digelar, Lomba Tulis Surat Untuk Mendikbud

Digelar, Lomba Tulis Surat Untuk Mendikbud

26
0
Pusat Penguatan Pendidikan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Puspeka Kemendikbud) menyelenggarakan Sayembara Menulis Surat bagi para siswa dan guru. Surat yang ditulis ditujukan kepada Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. (Foto: kemdikbud.go.id)

SahabatGuru – Pusat Penguatan Pendidikan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Puspeka Kemendikbud) menyelenggarakan Sayembara Menulis Surat bagi para siswa dan guru. Surat yang ditulis ditujukan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Sayembara ini bertema “Hikmah Hari Kemenangan di Masa Pandemi, Surat untuk Mas Menteri Nadiem Makarim”. Melalui sayembara itu para guru, dan siswa bisa berbagi cerita inspiratif mengenai kegiatan belajar mengajar selama bulan Ramadan di masa pandemi Covid-19.

Hendarman, Kepala Pusat Penguatan Pendidikan Karakter, menuturkan kegiatan tersebut sesungguhnya bukan lomba semata. Menurut dia ini merupakan bentuk dari penerapan penguatan karakter di kalangan siswa dan guru.

Nanti, cerita paling menginspirasi akan diberi kesempatan untuk bisa bertemu, dan berdiskusi langsung dengan Mas Menteri

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga sebagai wujud penerapan penguatan pendidikan karakter terutama bagi para guru, dan siswa selama masa pandemi Covid-19,” kata Kepala Puspeka Hendarman seperti dikutip laman kementerian di Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Baca Juga :   Darurat Bencana, Nadiem Minta Pemda Prioritas Peserta Didik

Penguatan karakter, kata Hendarman melanjutkan, terlihat ketika para siswa dan guru bergotong-royong dan bertoleransi mendukung kegiatan belajar mengajar di masa pandemi. Sayembara berlangsung selama satu pekan dan sudah dimulai sejak 11 Mei 2020 sampai 17 Mei 2020. Sedangkan karya lomba paling lambat diterima pukul 18.00 WIB. Pemenang yang terpilih adalah sebanyak dua surat yang berasal dari guru, dan dua surat yang berasal dari murid.

Menurut Hendarman guru dan siswa terlihat antusias mengikuti lomba. Pihaknya sudah menerima beragam cerita inspirasi dari para guru dan siswa yang dikirimkan sejak Senin (11/5/2020).

“Saat ini sudah banyak surat yang masuk dari para guru, dan siswa. Mereka banyak bercerita bagaimana karakter religius ditunjukkan dengan giat menjalankan puasa di masa pandemi,” ujarnya.

Baca Juga :   Mendikbud Sambut Baik Kritik Kebijakan Pendidikan

Bahkan, ada juga surat yang menceritakan pengalaman mereka mengenai solusi inspirasi untuk tidak menjalankan ritual mudik agar bisa menekan penularan Covid-19 bagi para sanak saudara di desa.

“Nanti, cerita paling menginspirasi akan diberi kesempatan untuk bisa bertemu, dan berdiskusi langsung dengan Mas Menteri,” kata Hendarman.

Ada pun syarat dan ketentuan dari menulis surat untuk Mendikbud meliputi: (1) Peserta adalah guru (semua jenjang) dan murid SD yang berada di wilayah Republik Indonesia; (2) Tema surat adalah pengalaman mengajar dan belajar selama bulan Ramadan di masa pandemi Covid-19 (harus mengandung unsur gotong royong dan toleransi) serta kesan bulan Ramadan dan harapan akan perayaan Idul Fitri nanti; (3) Setiap peserta hanya dapat mengirimkan 1 (satu) surat kepada Mendikbud; (4) Surat harus menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar; (5) Surat tidak mengandung unsur SARA, pornografi, dan politik; (6) Surat harus orisinil/tidak plagiat; (7) Panjang surat maksimal 250 kata atau maksimal 1 (satu) lembar kertas ukuran A4; (8) Peserta harus mencantumkan 2 (dua) nomor telepon yang bisa dihubungi, identitas diri (foto KTP/foto KTP orang tua atau wali murid), dan foto peserta dengan ukuran maksimal 1 (satu) MB; (9) Surat yang dikirimkan menjadi hak milik Kemendikbud; (10) Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.

Baca Juga :   Sistem Zonasi Dievaluasi Untuk Perbaiki Pendidikan

Para peserta mengirimkan surat dengan mekanisme pengiriman sebagai berikut: (1) Peserta menuliskan surat kepada Mendikbud sesuai format, syarat, dan ketentuan yang berlaku; (2) Surat dikirimkan dengan format: (NAMA)(GURU/MURID)(ASAL SEKOLAH)_(KOTA); (3) Surat dapat dikirimkan melalui surat elektronik/email ke: [email protected]; (4) Surat dengan tulisan tangan dapat difoto dan dikirimkan melalui whatsapp ke nomor 0822 9777 7058 (untuk guru) dan 0856 9777 7058 (untuk murid). Pengumuman sayembara secara rinci dapat diunggah di akun laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (www.kemdikbud.go.id). *