Beranda Berita SMP di Yogyakarta akan Laksanakan Ujian Sekolah Secara Daring

SMP di Yogyakarta akan Laksanakan Ujian Sekolah Secara Daring

120
0
Sejumlah SMP di Kota Yogyakarta akan melaksanakan ujian sekolah secara daring. Sebuah ilustrasi dari siswa SMP yang belajar secara daring. (Foto: jabarekspres.com)

SahabatGuru – Ujian sekolah bakal dilaksanakan di sejumlah SMP di Kota Yogyakarta. Namun ujian tersebut dilakukan secara online atau daring mengingat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menyatakan sejumlah SMP di kota tersebut tengah melakukan persiapan penyelenggaraan ujian sekolah. Ujian tersebut sebagai salah satu bagian evaluasi capaian belajar siswa termasuk untuk penentuan kelulusan setelah UN dibatalkan.

“Kami akan melakukan pendataan untuk mengetahui sekolah mana saja yang menyelenggarakan ujian sekolah secara daring,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budi Asrori kepada antaranews.com di Yogyakarta, Senin (6/4/2020).

Sesuai aturan, ujian sekolah secara daring bukan hal yang diwajibkan. Tetapi, sekolah memang bisa menyelenggarakannya sesuai aturan kesehatan. Pada prinsipnya, pengumpulan massa yaitu siswa di sekolah tidak diperbolehkan

“Dari informasi awal, sebagian besar sekolah akan melakukan ujian. Namun belum bisa dipastikan apakah untuk semua mata pelajaran atau sebagian saja,” ujar dia.

Baca Juga :   Mendikbud Berharap Siswa Bisa Berprestasi Sampai Olimpiade

Menurut Budi, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta tidak mempermasalahkan penyelenggaraan ujian sekolah secara daring. Namun pelaksanaan kegiatan evaluasi tersebut harus mempertimbangkan berbagai hal, terutama protokol kesehatan agar tidak meningkatkan risiko penularan virus corona.

“Sesuai aturan, ujian sekolah secara daring bukan hal yang diwajibkan. Tetapi, sekolah memang bisa menyelenggarakannya sesuai aturan kesehatan. Pada prinsipnya, pengumpulan massa yaitu siswa di sekolah tidak diperbolehkan,” katanya.

Meskipun demikian, lanjut Budi, masih ada beberapa sekolah yang dimungkinkan menghadapi kendala dalam penyelenggaraan ujian sekolah secara online karena keterbatasan sarana dan prasarana di sekolah maupun sarana dan prasarana yang dimiliki siswa. Ia menyebutkan untuk melaksanakan ujian secara daring dibutuhkan kelengkapan sarana seperti smartphone atau laptop, hingga jaringan internet dan kuota data.

Baca Juga :   Mantap, Ratusan Guru PAUD-TK NonPNS Kubu Raya Terima Insentif

“Jika sekolah ingin menggelar ujian secara daring, maka yang harus dipastikan adalah seluruh siswa bisa mengikutinya. Tidak boleh ada keluhan di kemudian hari. Selain itu tidak semua siswa atau orang tua bisa memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan,” tutur dia.

Sekolah sesungguhnya, lanjut dia, bisa memberikan alternatif seperti mengambil dokumen soal di sekolah untuk kemudian dikumpulkan kembali. Alternatif lain yang juga bisa dilakukan sekolah adalah melakukan penilaian terhadap portofolio siswa, nilai rapor, prestasi, dan nilai tugas.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 5 Yogyakarta Nuryani Agustina mengatakan sekolah yang dipimpinnya akan menggelar ujian sekolah secara daring yang diikuti 320 siswa pada 13-20 April 2020.

Baca Juga :   Diusulkan, 3 Januari Sebagai Hari PAUD Nasional

“Sekolah dan siswa siap karena proses belajar jarak jauh yang selama beberapa pekan terakhir dilaksanakan pun bisa berjalan dengan baik. Kondisi ini menjadi modal bagi kami untuk menggelar ujian sekolah secara daring,” kata Nuryani.

Metode yang digunakan untuk pelaksanaan ujian sekolah adalah melalui aplikasi google classroom. Seluruh mata pelajaran akan diujikan secara daring.*