Beranda Berita Bupati Aceh Timur: Dana Desa Digunakan untuk Penanganan Covid-19

Bupati Aceh Timur: Dana Desa Digunakan untuk Penanganan Covid-19

53
0
Bupati Aceh Timur H. Hasballah H. M Thaib, saat memimpin Rapat koordinasi sosialisasi tentang evaluasi penanganan Covid-19 di Aceh Timur bersama unsur Forkopimda. (Foto: Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Timur)

SahabatGuru – Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib menyatakan dana desa bisa dimanfaatkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Namun penggunaan dana tersebut harus berdasarkan kesepakatan dan mendapat arahan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Aceh Timur.

Menurut bupati virus corona sudah merambah ke seluruh dunia. Virus itu pun sudah masuk ke Indonesia. Mereka yang dinyatakan positif terinfeksi pun mengalami peningkatan. Karena itu penanggulangan Covid-19 membutuhkan kerjasama dengan seluruh komponen masyarakat. Bupati menekankan pentingnya mengantisipasi bersama-sama agar virus itu tidak menyebar.      

“Dana desa dapat digunakan untuk mencegah penularan Covid 19. Mengenai cara apa yang sudah disepakati dan sudah diarahkan oleh Pemda Kabupaten Aceh Timur,” kata Rocky, sapaan akrab Bupati Aceh Timur, saat memberi sambutan dalam rapat koordinasi sosialisasi tentang evaluasi penanganan Covid-19 di Aceh Timur, akhir pekan lalu.

Baca Juga :   Program Sekolah Menyenangkan di Tangerang, Mendikbud: Saya Apresiasi

Hal yang perlu diperhatikan adalah pengawasan terhadap pendatang yang baru tiba dari luar negeri. Mereka harus benar-benar dicek latar belakangnya dan masalah kesehatan

Dengan digunakannya dana desa, bupati berharap kepala desa dan camat meningkatkan kepedulian dalam pencegahan pandemi. Menurut Bupati Rocky, kepala desa dan camat harus benar-benar memperhatikan dan melaksanakan program pemerintah agar terlaksana dengan baik dan memberi hasil dalam upaya pencegahan virus corona.

Dalam kesempatan itu, bupati kembali menekankan warga untuk melakukan social distancing. Masyarakat agar menghindari kerumunan dan perkumpulan. Pasalnya ini menjadi cara yang efektif untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19.

“Hal yang perlu diperhatikan adalah pengawasan terhadap pendatang yang baru tiba dari luar negeri. Mereka harus benar-benar dicek latar belakangnya dan masalah kesehatan. Dengan demikian dapat diantisipasi kondisi kesehatannya dan penanganannya agar tidak terjadi penularan atau penyebaran Covid 19,” ujar Bupati Rocky.

Baca Juga :   Kemendikbud Dorong Pelajar SMK Berprestasi di Olahraga

Menurut bupati kebersihan harus dijaga dan warga harus memperhatikan saat melakukan interaksi langsung di antaranya berjabat tangan. Warga harus mensterilkan diri dengan cara mencuci tangan ataupun membersihkan diri baru bersentuhan dengan masyarakat dan keluarga lainnya.

“Tenaga medis perlu memberikan contoh kepada masyarakat tentang cara dan fungsi kebersihan. Petugas kesehatan yang memberikan pertolongan harus lebih sensitif saat mengecek atau memberikan pertolongan kepada masyarakat yang baru datang dari luar negeri,” kata bupati lagi.*