Beranda Berita Mendikbud Minta Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa dalam Berkegiatan

Mendikbud Minta Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa dalam Berkegiatan

54
0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meminta sekolah memperhatian keamanan dan keselamatan para siswa saat melakukan kegiatan di luar sekolah. (Foto: antaranews.com)

SahabatGuru – Sekolah harus mengutamakan keamanan dan keselamatan siswa saat melakukan kegiatan di luar sekolah. Dalam melaksanakan kegiatan pun harus dipertimbangkan dan dipersiapkan secara matang seperti disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Menurut Mendikbud apa pun kegiatan, terutama di luar sekolah, faktor keamanan dan keselamatan harus menjadi perhatian utama. Ini dikatakan Mendikbud menyusul kecelakaan yang terjadi pada siswa SMPN 1 Turi di Sleman saat melakukan kegiatan susur sungai.

“Sekolah harus benar-benar memastikan semua kegiatan di bawah pembinaan sekolah agar dapat mengutamakan keamanan dan keselamatan siswa. Itu yang terpenting. Jadi semua harus dipertimbangkan secara matang,” kata Mendikbud dalam keterangan pers di Jakarta seperti dikutip antaranews.com.

Kami bersama pemerintah setempat dan pihak berwajib terjun langsung ke lapangan untuk menelusuri apa yang menyebabkan hal ini bisa terjadi

Mendikbud menuturkan pihaknya sudah meminta tim Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah bersama tim dari Inspektorat Jenderal menyelidiki kejadian kecelakaan yang menimpa siswa SMP di Sleman itu. Menurut dia Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah berada di Sleman untuk memantau penanganan korban kecelakaan tersebut.

Baca Juga :   Ada Ribuan Soal Untuk Tes CPNS

“Kami bersama pemerintah setempat dan pihak berwajib terjun langsung ke lapangan untuk menelusuri apa yang menyebabkan hal ini bisa terjadi,” ujar Nadiem.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, sebanyak 249 siswa SMPN 1 Turi mengalami kecelakaan saat mengikuti kegiatan susur Sungai Sempor pada Jumat (21/2/2020). Kecelakaan tersebut mengakibatkan 10 siswa meninggal dunia dan 23 siswa terluka.

Dari keterangan BPBD Kabupaten Sleman, semua korban sudah ditemukan pada Minggu (23/2/2020). Insiden itu menjadi tragedi saat kegiatan susur sungai tetap dilaksanakan saat keadaan hujan. Bahkan warga setempat sudah memperingatkan namun diabaikan oleh pembina.

Sementara Polda DIY sudah menetapkan pembina Pramuka SMPN 1 Turi Sleman, berinisial IYA, sebagai tersangka atas tragedi itu. Meski baru satu yang ditetapkan tersangka, namun tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah.

Baca Juga :   Layani Literasi Masyarakat, Kabupaten Ini Raih Penghargaan Kihajar 2018

Bahkan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengatakan jumlah tersangka bisa bertambah. Termasuk kepala SMPN 1 Turi karena yang bersangkutan pasti mengetahui kegiatan tersebut. *