Beranda Berita Bupati Rocky Dorong Petani Kembangkan Kopi Robusta

Bupati Rocky Dorong Petani Kembangkan Kopi Robusta

50
0
Bupati Rocky didampingi anggota DPRK Aceh Timur Kasat Arina dan aparatur desa meninjau lahan kopi yang dikembangkan masyarakat secara alami di Desa Sembuang, Kec. Serbajadi, Kab. Aceh Timur, Minggu (23/2/2020). (Foto: Bag. Humas & Protokol Setdakab Aceh Timur)

SahabatGuru – Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib mendorong petani mengembangkan tanaman kopi jenis Robusta. Harapan itu disampaikan bupati saat melakukan kunjungan ke Desa Sembuang Lokop, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (23/2/2020).

Dalam kunjungan ke Kota Terpadu Mandiri (KTM) itu, bupati melihat lahan kopi milik warga yang mulai dikembangkan di Lokop. Meskipun masih dalam skala kecil, namun tanaman itu tumbuh dan berkembang secara alami di daerah pedalaman tersebut.

Menyaksikan alam di Lokop yang bersahabat dengan tanaman kopi, Bupati Rocky berkeinginan mengajak petani untuk mengembangkan kopi jenis Robusta. Menurut bupati tanaman kopi bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Perlu diketahui bahwa kopi saat ini dan ke depan bukan sebatas kebutuhan masyarakat Aceh, melainkan menjadi konsumsi dunia. Potensinya sangat besar dan bisa meningkat ekonomi. Apalagi tanaman kopi dikembangkan secara alami

“Silakan dikembangkan kopi dan pemerintah siap membantu. Tetapi kopi yang dikembangkan jenis Robusta,” kata Bupati Rocky.

Baca Juga :   Aceh Timur Bentuk Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

Menurut Bupati Aceh Timur itu, potensi ekonomi dari kopi sangat bagus. Pasalnya, kopi sudah menjadi konsumsi masyarakat dunia. Bahkan di Indonesia sudah menjadi bagian keseharian masyarakat. Tak heran bila daerah-daerah di Nusantara mengembangkan kopi mereka.

“Perlu diketahui bahwa kopi saat ini dan ke depan bukan sebatas kebutuhan masyarakat Aceh, melainkan menjadi konsumsi dunia. Potensinya sangat besar dan bisa meningkat ekonomi. Apalagi tanaman kopi dikembangkan secara alami,” ujar Rocky.

Pemerintah berharap mulai tahun ini masyarakat sudah bisa memulai penanaman kopi secara alami dan perlahan. Mereka harus memanfaatkan lahan-lahan kosong di beberapa desa di Lokop.

“Jika tahun ini bisa dimulai dengan luas tanaman mencapai 100 hektare, maka tiga tahun ke depan Aceh Timur sudah memiliki 300 hektare lahan kopi Robusta. Ini harapan kami dan pemerintah siap mendukung,” kata bupati.

Baca Juga :   Bupati Aceh Timur Raih Penghargaan Tranparansi Publik

Selain mengembangkan kopi, masyarakat berharap Lokop bisa dijadikan sebagai obyek wisata halal, apalagi disana tersedia air terjun dan sumber air panas.*