Beranda Berita Pemerintah Berikan Tunjangan Khusus bagi Guru Terdampak Bencana

Pemerintah Berikan Tunjangan Khusus bagi Guru Terdampak Bencana

113
0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meminta sekolah memperhatian keamanan dan keselamatan para siswa saat melakukan kegiatan di luar sekolah. (Foto: antaranews.com)

SahabatGuru – Guru yang terkena dampak bencana alam akan mendapat tunjangan khusus. Hal itu kembali disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim saat mengunjungi SDN Cirimekar 02 Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (6/1/2020).

Mendikbud menuturkan bila para guru membutuhkan bantuan untuk melewati masa yang sulit. Menurut rencana guru akan mendapat tunjangan dalam waktu tiga bulan.

“Kami berencana akan memberikan tunjangan khusus bagi guru yang terdampak bencana. Tunjangan itu akan diberikan dalam waktu tiga bulan,” kata Nadiem seperti dikutip antaranews.com.

“Tunjangan ini diberikan untuk membantu orang tua maupun anak-anaknya melewati masa sulit,” ujar Mendikbud melanjutkan.

Terkait dengan rehabilitasi sekolah-sekolah yang rusak akibat bencana alam, Nadiem mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Menurut dia Kemendikbud sampai saat ini masih mendata sekolah-sekolah yang rusak akibat bencana alam.

Baca Juga :   Jadi Perdebatan, Zonasi Tetap Akan Diberlakukan

“Sebenarnya bangunan yang rusak bukan karena banjir, tapi karena hujan dan mengguncangkan struktur fondasinya,” kata dia.

Saat mengunjungi SDN Cirimekar 02 Cibinong, Nadiem menyerahkan bantuan yang antara lain berupa 100 paket sekolah, 600 eksemplar buku modul belajar, 150 eksemplar buku materi esensial, dan 1.800 buku cerita. Atap bangunan sekolah itu runtuh akibat hujan ekstrem pada malam pergantian tahun Selasa (31/12/2020) malam. Sedangkan bagian bangunan sekolah lainnya rentan ambruk.

Nadiem memuji para siswa yang tetap semangat belajar di tenda darurat karena bangunan sekolah mereka tidak aman. *