Beranda Berita Pemerintah Harus Evaluasi Guru untuk Majukan Pendidikan

Pemerintah Harus Evaluasi Guru untuk Majukan Pendidikan

126
0
Pemerintah perlu mengevaluasi sumber tenaga guru demi memajukan dan meningkatkan dunia pendidikan Indonesia. (foto: G. Susatyo)

SahabatGuru – Pemerintah perlu mengevaluasi sumber daya guru di Tanah Air. Evaluasi para pendidik sebaiknya dilakukan agar lebih memajukan dan meningkatkan dunia pendidikan Indonesia. Hal itu disampaikan pengamat pendidikan Indra Chrismiadji pada diskusi bertajuk evaluasi pendidikan tahun 2019 dan outlook pendidikan 2020 di Jakarta, akhir pekan lalu

Menurut dia saat ini banyak yang berprofesi guru, tetapi mereka sesungguhnya tidak layak menjadi pendidik. Kondisi itu lambat laun akan mempengaruhi kualitas pendidikan Indonesia.

“Kita harus evaluasi mereka yang betul-betul layak menjadi guru. Setelah dievaluasi pemerintah perlu menyiapkan kemampuan para guru sesuai apa yang dibutuhkan dan mengacu pada standar,” ujar Indra Chrismiadji seperti dikutip antaranews.com.

Tunjukkan dulu hasilnya baru kita berikan karena itu uang rakyat ada pertanggungjawabannya

Tak hanya evaluasi tetapi sistem tunjangan bagi guru juga perlu dievaluasi. Menurutnya evaluasi ini dilakukan demi memperbaiki atau meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Baca Juga :   Bupati Batubara Harap Kualitas Para Pendidik Ditingkatkan

Menurut Indra seharusnya pemerintah hanya memberikan tunjangan bagi tenaga pendidik yang memiliki kompetensi saja. Jadi guru diminta untuk membuktikan kinerja dulu sebelum mendapatkan tunjangan.

“Tunjukkan dulu hasilnya baru kita berikan karena itu uang rakyat ada pertanggungjawabannya,” kata Indra lagi

Untuk mengevaluasi sumber daya manusia guru, Indra mengatakan banyak cara bisa dilakukan. Namun, cara yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dinilai agak susah berhasil karena hanya menyaring melalui pelatihan beberapa hari saja.

“Pelatihan hanya tiga atau empat hari tidak akan jalan. Apalagi sekarang model yang dipecah ke MGMP tidak akan jalan karena mutu dan narasumber tidak jelas,” kata lulusan the University of Toledo itu. *

Baca Juga :   Sekolah Digital Untuk Pendidikan Daerah 3T