Beranda Berita ADIRESY APKASI Sosialisasi Program Unggulan di Kabupaten OKI

APKASI Sosialisasi Program Unggulan di Kabupaten OKI

53
0
Staf ahli bidang pendidikan APKASI Himmatul Hasanah saat menyerahkan program unggulan APKASI kepada Setda OKI Husin, Jumat (8/11/2019) (Foto: Humas Pemerintah Kabupaten OKI).

SahabatGuru – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) melakukan audiensi dan sosialisasi program unggulan di hadapan para pendidik se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sosialisasi program unggulan di bidang pendidikan, yaitu peningkatan mutu pendidikan, seminar internasional Imtaq (iman dan taqwa) dan revolusi pembelajaran Bahasa Inggris dilaksanakan di Ruang Rapat Bende Seguguk I, Jumat (8/11/2019).

Acara dihadiri Sekda OKI Husin yang mewakili Bupati Iskandar, Asisten I Setda OKI, Antonius Leonardo, Asisten III Azhar, Kadis Kominfo Dwi M. Zulkarnain, Kadis Pendidikan Muhammad Amin, Kabag Pemerintahan Setda Dedi Rusdianto, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Iskandar ZA, Kepala Bappeda Makruf CM serta kepala sekolah dan tenaga pendidik. Sedangkan APKASI diwakili staf ahli bidang pendidikan Himmatul Hasanah.

Baca Juga :   Pentingnya Peningkatan Mutu bagi Guru di Jombang
Penjelasan mengenai program revolusi pembelajaran Bahasa Inggris bagi tenaga pendidik dari APKASI di Kabupaten OKI, Jumat (8/11/2019). (Foto: Humas Pemerintah Kabupaten OKI) .

Dalam kesempatan itu, Himmatul menuturkan bila permasalahan utama dalam pendidikan di Indonesia adalah kekurangan tenaga guru. Di sisi lain, masih banyak guru yang berstatus honorer dengan gaji yang sangat minim. Problem tersebut juga belum teratasi karena pemerintah tidak mengizinkan sekolah atau dinas pendidikan mengangkat guru honorer.

Pemerintah Kabupaten OKI menyambut baik program unggulan APKASI ini. Program ini jelas meningkatkan kualitas pendidikan dan tenaga pendidik di Kabupaten OKI

“Selain itu, tenaga pendidik harus lebih tinggi dari profesi apa pun kalau negara ingin maju,” kata Himmatul yang juga menyampaikan pentingnya peningkatan mutu pendidikan. Meski kekurangan guru belum teratasi, namun tidak berarti guru tidak perlu meningkatkan kualitas.

Baca Juga :   Apresiasi APKASI, Bupati OKU Setuju Gaji Guru P3K Bukan Beban APBD

”Peningkatan mutu pendidikan, dengan pelatihan smart teaching untuk problem pembelajaran matematika. Problem terbesar anak didik adalah matematika. Dan untuk matematika, Indonesia hanya menempati peringkat 64 dari 74 negara,” ujarnya.

Asisten I Setda OKI Husin menyambut baik program unggulan dari APKASI. Menurutnya apa yang diberikan untuk guru melalui program itu bisa meningkatkan kualitas pendidkan dan tenaga pendidik.

“Pemerintah Kabupaten OKI menyambut baik program unggulan APKASI ini. Program ini jelas meningkatkan kualitas pendidikan dan tenaga pendidik di Kabupaten OKI,” katanya.

Para kepala sekolah dan pendidik di Kabupaten OKI saat mendengarkan dan mencermati program unggulan yang disosialisasikan APKASI di Kabupaten OKI, Jumat (8/11/2019) (Foto: Humas Pemerintah Kabupaten OKI).

Husin juga menjelaskan bila tenaga pendidik harus menguasai Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Dirinya pun mendukung revolusi dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

“Bahasa Inggris adalah bahasa internasional. Tenaga pendidik karena menguasai soft skill Bahasa Inggris. Kami mengharapkan program ini dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris bagi tenaga pendidik,” ujarnya.

Baca Juga :   Mendikbud Berharap Kapasitas Guru Vokasi Ditingkatkan

Dari APKASI sendiri kemudian melakukan sosialisasi program unggulannya, yaitu program seminar internasional Imtaq yang akan diikuti 30 ribu tenaga pendidik seluruh Indonesia. Dari Kabupaten OKI rencananya mendapatkan kuota sebanyak 90 orang. Selanjutnya sosialisasi program revolusi pembelajaran Bahasa Inggris bagi tenaga pendidik.