Beranda Berita Bupati Harapkan Guru di Pekalongan Terapkan Smart Teaching di Kelas

Bupati Harapkan Guru di Pekalongan Terapkan Smart Teaching di Kelas

87
0
Para guru mengikuti workshop Peningkatan Mutu Pendidikan di Pekalongan yang diselenggarakan APKASI melalui AdiRESy, Sabtu (12/10/2019) dan Minggu (13/10/2019). (Foto: Sahabat Guru)

SahabatGuru – Para guru di Kabupaten Pekalongan harus menjaga atau bahkan meningkatkan kualitas dengan mengikuti berbagai workshop atau pelatihan. Guru yang mendapatkan pelatihan dalam hal teknik pengajaran yang smart bakal memberi manfaat bagi anak didik.

Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat membuka workshop Peningkatan Mutu Pendidikan dari Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) melalui AdiRESy (Adiluhung Retooling Education System) Smart Teaching Indonesia yang diikuti tidak kurang 600 guru SMP di Pekalongan. Workshop dilaksanakan selama dua hari, Sabtu (12/10/2019) dan Minggu (13/10/2019).

“Program APKASI khususnya bidang pendidikan sangat bermanfaat bagi guru. Kami senantiasas menjaga kualias guru dengan cara mengikuti pelatihan atau workshop seperti yang diadakan APKASI,” kata Bupati.

Baca Juga :   DPRD Gunungkidul Dukung KKN UII Wujudkan Desa Wisata Budaya Petir

Pelatihan smart teaching memberikan teknik pengajaran dengan metode yang menyenangkan. Saya berharap guru bisa menerapkannya di sekolah

“Ini merupakan bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kualitas peserta didik. Bagaimana para pendidik menjaga kualitas dan pelayanannya,” ujar Asip lagi.

Para guru mendapat pelatihan tentang smart teaching Indonesia. Bupati berharap pelatihan itu bnar-benar memberi manfaat bagi guru dan kemudian menerapkannya di sekolah saat mengajar.

“Pelatihan smart teaching memberikan teknik pengajaran dengan metode yang menyenangkan. Saya berharap guru bisa menerapkannya di sekolah,” kata Bupati.

Sri Murtini (kiri), guru SMPN 1 Talun memberikan testimoni mengenai workshop Peningkatan Mutu Pendidikan di Pekalongan yang digelar APKASI melalui AdiRESy, Sabtu (12/10/2019) dan Minggu (13/10/2019). (Foto: Sahabat Guru)

Hal senada disampaikan Sri Murtini, guru SMPN 1 Talun. Menurut dia pelatihan yang diberikan AdiRESy memberi manfaat besar bgi para guru. Bahkan peserta betah mengikuti pelatihan sejak pagi sampai selesai.

Baca Juga :   Miris, Guru SMK di Serui-Papua Belum Terima Tunjangan 2018

“Kegiatan pelatihan ini sangat bagus dan menarik. Kami sama sekali tidak lelah dan mengantuk. Apa yang disampaikan benar-benar menyenangkan bagi guru,” kata Murtini.

Menurut dia pelatihan yang disampaikan oleh trainer Aji Syafa bisa diterapkan oleh guru saat mengajar. Dia berharap workshop itu bisa meningkatkan mutu pendidikan di Pekalongan.  

“Trik yang disampaikan dari trainer memang menarik dan bermanfaat untuk disampaikan kepada anak-anak. Ini bisa menberi pembelajaran yang makin baik dan menarik sehingga meningkatkan mutu pendidikan di Pekalongan,” ucapnya.