Beranda Berita ADIRESY Di Dompu, Guru Dapat Ilmu Baru Dari Peningkatan Mutu Pendidikan

Di Dompu, Guru Dapat Ilmu Baru Dari Peningkatan Mutu Pendidikan

64
0

SahabatGuru – Guru dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/Taman Kanak-kanak (TK) dan SD seperti mendapat ilmu dan pengetahuan baru saat mengikuti Workshop Peningkatan Mutu Pendidikan. Tidak kurang 500 guru dari PAUD/TK dan SD di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti workshop peningkatan mutu pendidikan yang dilaksanakan pada 16-17 Agustus 2019.

Materi yang disampaikan berupa smart teaching dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) melalui AdiRESy. Pelatihan dibawakan oleh Aji Syafa,  dan Andi Suryawan yang dilaksanakan di Gedung PKK Kabupaten Dompu.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadis Dikpora) Kabupaten Dompu, Ikhtiar menuturkan bila pelatihan tersebut sangat penting bagi guru. Pasalnya guru harus meningkatkan mutu yang kemudian diterapkan di sekolah-sekolah.

Baca Juga :   Mantap, Anggaran Pendidikan 2019 Nyaris Rp500 Triliun

Luar biasa saat saya berada di tengah-tengah acara ini. Saya seperti mendapat ilmu baru. Ada warna baru dalam mengajar yang bisa diaplikasikan di kelas. Kami menjadi seperti merasa sangat minim ilmu

“Meningkatkan mutu guru itu sebuah kebutuhan. Bagi yang mengajar di PAUD bagaimana guru bisa mengajak anak bermain dan belajar secara menyenangkan. Pasalnya PAUD tidak ada pelajaran. Mereka bermain dan menjalani pross pembentukan karakter,” kata Ikhtiar.

Materi yang disampaikan Aji Syafa dan Andi memang menarik. Apalagi mereka membawakan materi secara menyenangkan. Para guru pun betah dan sama sekali tidak meninggalkan tempat duduk untuk mendengarkan penyajian materi oleh keduanya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dompu, Ikhtiar menekankan pentingnya guru meningkatkan mutu melalui kegiatan atau workshop yang diselenggarakan APKASI. (Foto: istimewa)

Menurut Riza, guru di SDN 05 Kampung Dalam, materi yang disampaikan benar-benar memberi warna baru dalam mengajar di kelas. Bahkan dirinya dan yang lain sampai tidak ingin meninggalkan ruangan hanya karena ingin mendapatkan pengajaran sampai selesai.

Baca Juga :   Rapat Gabungan, Begini Penjelasan Penyebab Tsunami Selat Sunda

“Luar biasa saat saya berada di tengah-tengah acara ini. Saya seperti mendapat ilmu baru. Ada warna baru dalam mengajar yang bisa diaplikasikan di kelas. Kami menjadi seperti merasa sangat minim ilmu,” kata Riza.

“Para pengajar juga memiliki semangat yang luar biasa dan bisa mempertahankan audiens tanpa ada yang keluar ruangan dari pagi sampai sore,” ujarnya.

Riza optimistis bisa menerapkan apa yang disampaikan dari workshop itu di kelas. Apalagi pelatihan yang diberikan memberi manfaat besar bagi anak didik.