Beranda Berita Disiapkan Peraturan, Pensiunan Guru Jadi Tenaga Honorer

Disiapkan Peraturan, Pensiunan Guru Jadi Tenaga Honorer

119
0

SahabatGuru – Wacana memperbantukan pensiunan guru sebagai tenaga honorer segera diwujudkan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy tengah mempersiapkan peraturan tentang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan diperbantukan sebagai tenaga honorer.

Menurut rencana, mereka akan diminta sebagai tenaga honorer sementara sampai ASN baru tersediakan. Pensiunan guru yang diperbantukan sebagai tenaga honorer diharapkan bisa mengatasi kekurangan tenaga pendidik. Pasalnya, sekolah atau dinas sudah dilarang mengangkat tenaga honorer.

“Aturannya sedang kami siapkan. Jadi bukan diperpanjang masa pensiun guru, tetapi masa pengabdiannya diminta diperpanjang sampai ada ASN pengganti,” ujar Mendikbud di Malang,

Mendikbud menuturkan memperpanjang masa pengabdian guru yang sudah pensiun menjadi solusi yang bersifat sementara karena pemerintah ingin menuntaskan persoalan guru yang berstatus honorer. Menurutnya bila pengangkatan tenaga honorer masih dilakukan, maka persoalan guru honorer tidak akan rampung.

Baca Juga :   UN Berbasis Kertas SMA Tinggal 9 Persen

“Diusahakan tidak akan ada lagi pengangkatan guru-guru honorer oleh kepala sekolah. Guru honorer yang ada akan kami selesaikan. Kalau sekolah masih mengangkat terus guru honorer, kapan selesainya,” ujar Muhadjir menjelaskan.

Pengangkatan guru honorer sendiri, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) sudah dilarang. Tetapi, kalau tidak mengangkat guru honorer, siswa tidak punya guru yang mengajar karena ditinggalkan karena pensiun.

“Karena itu, sebaiknya yang pensiun menunda dulu dari tidak aktifnya, nanti pengabdiannya diberi insentif dari bos,” terang dia.

Keputusan tersebut secepatnya akan diterapkan dan beberapa kali secara informal telah disosialisasikan pada Kepala Dinas se-Indonesia. Aturan dan rambu-rambunya pun akan dibuat dengan prinsip tidak memaksa.

Muhadjir juga berharap persoalan guru honorer ditargetkan akan selesai tahun 2024. Pasalnya, jumlah guru honorer sudah membengkak menjadi sekitar 840 ribu. Padahal sebelumnya dilaporkan sebanyak 736 ribu.

Baca Juga :   ISODEL 2018, Siswa Harus Siap Memasuki Revolusi Industri Keempat