Beranda Berita Apresiasi, Pemkab Mojokerto Segera Laksanakan Program Unggulan APKASI-YPAN

Apresiasi, Pemkab Mojokerto Segera Laksanakan Program Unggulan APKASI-YPAN

79
0

SahabatGuru–Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mendukung dan mengapresiasi program unggulan APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) – YPAN (Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara-Yogyakarta) guna mendorong peningkatan kualitas SDM dan pendidikan. Untuk itu, dalam waktu dekat Pemkab Mojokerto akan melaksanakan program unggulan APKASI-YPAN tersebut kepada para guru maupun ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Demikian kesimpulan acara Sosialisasi dan Audiensi APKASI-YPAN kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jumat (2/8/2019). Pada kegiatan yang berlangsung di kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto itu hadir Sekda Pemkab Mojokerto, Ir. Heri Suwito, Asisten Bidang Pemerintahan, Agus M. Anas, Kepala Bagian Humas, A. Ernawati serta sejumlah staf dan pejabat Pemkab Mojokerto. Sedang dari pihak APKASI hadir adalah Staf Ahli APKASI Bidang Peningkatan Kualitas Pendidikan, Hj Himmatul Hasanah MP. Hadir pula staf Bank Jatim.

“Pak Sekda sangat mengapresiasi dan tertarik program unggulan APKASI-YPAN. Beliau setuju dan mengatakan agar program tersebut segera dilaksanakan bagi para guru dan ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” ujar Himmatul Hasanah usai pertemuan tersebut.

Ditambahkan oleh Himmatul Hasanah, bahwa Sekda Pemerintah Kabupaten Mojokerto menilai program unggulan APKASI-YPAN sebagai sesuatu yang ‘luar biasa’. Baik itu program pelatihan Profesional Smart English Training, Smart Mathematic Training, Peningkatan Imtaq dan Tata Kelola Pendidikan di Luar Negeri maupun program Literasi.

Baca Juga :   Reni Marlinawati Minta Guru K2 Otomatis Diangkat Jadi PPPK

Pada kesempatan tersebut Staf Ahli APKASI mensosialisasikan hasil pertemuan APKASI Ministrial Forum dengan Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) tentang problematika guru dan Tenaga Pendidikan yang berlangsung pada  7/12/2017 di Jakarta. Selain juga menjelaskan lebih rinci tentang  program peningkatan mutu pendidikan di daerah.

“Pendidikan sebagai pondasi karakter bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Peningkatan Mutu Guru Daerah yang menjadi program APKASI merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kualitas dunia pendidikan,” ujar Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, MP.

Diungkapkan peningkatan kompetensi guru, sangat berguna bagi pemerintah daerah. Untuk itu pihak Pemerintah Kabupaten Mojokerto mendukung sepenuhnya program peningkatan kemampuan atau kompetensi para guru yang dilaksanakan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta.

“Peningkatan kompetensi guru sangat berguna bagi daerah. Sebab, jika mutu dan kompensasi guru semakin meningkat maka juga akan meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat,” papar Himmah.

Diungkapkan oleh Himmah, bahwa program pendidikan di bidang peningkatan mutu guru yang dilaksanakan oleh APKASI ini telah melatih lebih dari 80.000  tenaga pendidik di 100  kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Pihak Pemerintah Kabupaten menyambut baik program pelatihan ini.

Baca Juga :   Ucapkan Selamat Hari Guru, Begini Pesan Penting Presiden Jokowi

Hj Himmatul Hasanah, MP menambahkan sebagai mintra pemerintah kabupaten seluruh Indonesia APKASI  memiliki misi strategis bagi daerah. Misi ini dituangkan ke dalam tugas pokok dan fungsi APKASI yang bermuara pada terciptanya pemerataan yang nyata, pembangunan berkelanjutan dan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Peran guru sangat penting dalam pendidikan dan harus menjadi sosok yang mencerahkan, yang membuka alam dan pikiran serta jiwa, memupuk nilai-nilai kasih sayang,  keteladanan,  prilaku, moralitas, kebhinekaan. Inilah sejatinya pendidikan berkarakter yang menjadi inti dari pendidikan yang sesungguhnya,” papar Himmah.

Adapun Program Peningkatan Imtaq berupa Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri, menurut Hj Himmatul Hasanah, sudah mendapatkan dukungan penuh dari Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud. Ditargetkan 3000 guru akan melaksanakan Umrah Character Building ini pada 2019.

“BPKLN Kemendikbud sangat mendukung program Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri Bagi Guru dan siap mengkomunikasikan ke KBRI negara tujuan,” ujar Hj Himmatul Hasanah, MP.

Baca Juga :   Sebanyak 74 Guru PAI ke Perbatasan dan Pedalaman, Ini yang Dilakukan

Pada kesempatan ini Hj Himmatul Hasanah juga mengungkapkan bahwa APKASI berharap melalui program ini para guru akan belajar tentang sistem atau inovasi pembelajaran dr negara-negara lain yang kualitasnya jauh lebih maju dari Indonesia. “Sehingga ke depan akan terjadi peningkatan kompetensi dari para guru,” papar dia.

Program Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri ini ditargetkan bisa diikuti oleh 3000 guru dari seluruh Indonesia. Direncanakan akan ada pola pembiayaan yang memudahkan bagi para guru yang mengikuti program ini. Selain menjalankan ibadah Umrah, para peserta akan mengikuti mengunjungi sekolah sekolah Singapura, Malaysia dan sejumlah negara lain guna mempelajari tata kelola dan manajemen pendidikan.

Program peningkatan kualitas SDM dalam bidang bahasa inggris, menurut Hj Himmatul Hasanah, di rancang khusus bagi SDM OPD di daerah agar mampu menguasai dan menggunakan Bahasa Inggris dengan Super Cepat. “Metode ini
merupakan hasil ekstrak dari metode buku yang sudah ada dan dikemas dengan sangat menarik dan menyenangkan. Setelah mengikuti Program ini, Peserta diharapkan akan menjadi perintis terbentuknya English Camp di daerah masing-masing,” ujar dia.(ris)