Beranda APKASI Apkasi Gandeng Bukalapak Kembangkan UKM di Kabupaten

Apkasi Gandeng Bukalapak Kembangkan UKM di Kabupaten

53
0

SahabatGuru – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Bukalapak saling bersepakat membawa UKM daerah menuju pemasaran online┬áke pasar global. Hal ini disampaikan kedua belah pihak dalam penutupan Apkasi Otonomi Expo 2019 di Hall B, Balai Sidang Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta, Jum’at (5/7/2019).

Ketua Umum Apkasi, Abdullah Azwar Anas mengungkapkan pihaknya menggandeng Bukalapak untuk membantu UKM-UKM di kabupaten-kabupaten. Apalagi saat ini banyak UK yang terus berkembang di 416 kabupaten yang menjadi anggota Apkasi.

“Saya melihat Bukalapak ini sudah teruji sistemnya. Sedangkan Apkasi memiliki potensi komoditas yang tersebar di seluruh nusantara. Melalui kerjasama ini bisa dikembangkan potensi yang ada di kabupaten,” ujar Azwar.

Baca Juga :   Libur Selama Ramadhan, Sekolah di Purwakarta Adakan 'Pesantren'

Menurut Bupati Banyuwangi ini di era sekarang ini tidak mungkin mengembangkan apa pun tanpa dukungan dari pihak lain. Jadi penting adanya kerjasama untuk mencapai target.

“Sekarang ini eranya kolaborasi dan tidak perlu kita membangun sistem secara sendiri-sendiri,” katanya

Sementara CEO Bukalapak, Ahmad Zaky mengungkapkan bila daerah kabupaten di Indonesia memiliki potensi komoditas yang luar biasa. Hanya masih banyak potensi komoditas yang belum dikembangkan secara online. Zaky optimistis bila memanfaatkan sistem online maka potensi itu bisa makin berkembang.

“Saya sudah berkeliling ke arena pameran yang digelar Apkasi. Saya melihat begitu banyak potensi komoditas yang bagus-bagus. Sangat sayang kalau ini tidak di-online-kan agar masyarakat banyak mengetahuinya,” kata Zaky.

Baca Juga :   Jadwal UN 2019 SMA/SMK: Mata Pelajaran dan Waktu Pengerjaan

Menurut Zaky melalui kerjasama dengan Bukalapak maka komoditas dari daerah bisa menembus pasaran internasional. Apalagi, Bukalapak tengah mengembangkan apa yang disebutnya Go-Global. Melalui Go-Global memungkinkan pelaku UKM untuk melakukan perdagangan ekspor.

“Kami melihat bahwa potensi pemasaran ke negara-negara lain. Saat ini, kami mengembangkan Go-Global. Dalam jangka pendek kami membidik negara-negara ASEAN dulu, insya Allah bisa ditembus. Dengan fitur ini akan memberikan pengalaman dan tantangan kepada pelaku UKM untuk pertama kalinya bisa melakukan perdagangan ekspor ke luar negeri,” ujar Zaky.

Facebook Comments

Komentar