Beranda Berita Juli, Cianjur Adakan Pelatihan Program Unggulan APKASI-YPAN

Juli, Cianjur Adakan Pelatihan Program Unggulan APKASI-YPAN

64
0

SahabatGuru–Plt Bupati Cianjur Herman Suhermen mengapresiasi dan menyambut baik program peningkatan mutu pendidikan dan SDM dalam bahasa Inggris, imtak dan training tata kelola pendidikan di luar negeri serta literasi kependidikan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) – Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta. Bahkan menyetujui agar pada 25 Juli 2019 dilaksakan pelatihan untuk para guru tingkat PAUD hingga SMP di Cianjur.

“Saya menyambut baik program unggulan APKASI-YPAN. Saya menugaskan dinas-dinas terkait melaksanakan materi program unggulan APKASI-YPAN ini bagi para guru dan SDM di Cianjur,” ujar Herman Suhermen di Cianjur, Jumat (28/6/2019).

Bupati Herman Suherman mengatakan hal itu dalam acara Audiensi dan Sosialisasi Program Peningkatan Mutu SDM, Imtak dan Literasi Kependidikan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) -YPAN (Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara). Hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah MP dan tim YPAN. Bupati Herman Suherman didampingi hadir Kepala Dinas Pendidikan H. Oting, Kepala Dinas BKPPD H. Tohari serta pejabat dari Dinas Kesehatan dan Dinas Kesehatan.

Pada kesempatan tersebut Staf Ahli APKASI mensosialisasikan hasil pertemuan APKASI Ministrial Forum dengan Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) tentang problematika guru dan Tenaga Pendidikan yang berlangsung pada  7/12/2017 di Jakarta. Selain juga menjelaskan lebih rinci tentang  program peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Baca Juga :   Ditingkatkan, Transparansi Penggunaan Dana BOS

“Pendidikan sebagai pondasi karakter bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Peningkatan Mutu Guru Daerah yang menjadi program APKASI merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kualitas dunia pendidikan,” ujar Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, MP.

Diungkapkan peningkatan kompetensi guru, sangat berguna bagi pemerintah daerah. Untuk itu pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur mendukung sepenuhnya program peningkatan kemampuan atau kompetensi para guru yang dilaksanakan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta.

“Peningkatan kompetensi guru sangat berguna bagi daerah. Sebab, jika mutu dan kompensasi guru semakin meningkat maka juga akan meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat,” papar Himmah.

Diungkapkan oleh Himmah, bahwa program pendidikan di bidang peningkatan mutu guru yang dilaksanakan oleh APKASI ini telah melatih lebih dari 80.000  tenaga pendidik di 100  kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Pihak Pemerintah Kabupaten menyambut baik program pelatihan ini.

Hj Himmatul Hasanah, MP menambahkan sebagai mintra pemerintah kabupaten seluruh Indonesia APKASI  memiliki misi strategis bagi daerah. Misi ini dituangkan ke dalam tugas pokok dan fungsi APKASI yang bermuara pada terciptanya pemerataan yang nyata, pembangunan berkelanjutan dan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga :   "Dragon Dance", Film Karya Pelajar SMP di Kudus Nominator GKPF 2018

“Peran guru sangat penting dalam pendidikan dan harus menjadi sosok yang mencerahkan, yang membuka alam dan pikiran serta jiwa, memupuk nilai-nilai kasih sayang,  keteladanan,  prilaku, moralitas, kebhinekaan. Inilah sejatinya pendidikan berkarakter yang menjadi inti dari pendidikan yang sesungguhnya,” papar Himmah.

Adapun Program Peningkatan Imtaq berupa Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri, menurut Hj Himmatul Hasanah, sudah mendapatkan dukungan penuh dari Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud. Ditargetkan 3000 guru akan melaksanakan Umrah Character Building ini pada 2019.

“BPKLN Kemendikbud sangat mendukung program Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri Bagi Guru dan siap mengkomunikasikan ke KBRI negara tujuan,” ujar Hj Himmatul Hasanah, MP.

Pada kesempatan ini Hj Himmatul Hasanah juga mengungkapkan bahwa APKASI berharap melalui program ini para guru akan belajar tentang sistem atau inovasi pembelajaran dr negara-negara lain yang kualitasnya jauh lebih maju dari Indonesia. “Sehingga ke depan akan terjadi peningkatan kompetensi dari para guru,” papar dia.

Baca Juga :   Pertama Kali, Begini Suasana UN SMA Luar Biasa di SLBN Kuala Kurun-Kalteng

Program Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri ini ditargetkan bisa diikuti oleh 3000 guru dari seluruh Indonesia. Direncanakan akan ada pola pembiayaan yang memudahkan bagi para guru yang mengikuti program ini. Selain menjalankan ibadah Umrah, para peserta akan mengikuti mengunjungi sekolah sekolah Singapura, Malaysia dan sejumlah negara lain guna mempelajari tata kelola dan manajemen pendidikan.

Program peningkatan kualitas SDM dalam bidang bahasa inggris, menurut Hj Himmatul Hasanah, di rancang khusus bagi SDM OPD di daerah agar mampu menguasai
dan menggunakan Bahasa Inggris dengan Super Cepat. “Metode ini
merupakan hasil ekstrak dari metode buku yang sudah ada dan dikemas
dengan sangat menarik dan menyenangkan. Setelah mengikuti Program ini, Peserta diharapkan akan menjadi perintis terbentuknya English Camp di daerah masing-masing,” ujar dia.

Pada kesempatan tersebut Bupati Herman Suherman mengungkapkan untuk program peningkatan imtaq, telah melakukan serangkaian kegiatan yaitu sholat subuh berjamaah, Ashar mengaji, menyantuni anak yatim, gemar bershodaqoh, menyantuni fakir miskin dan Cianjur anti maksiat. “Hasilnya, saat ini wanita malam yang berkeliaran menjajakan minuman keras di Cianjur semakin sedikit,” ujar Bupati Herman Suherman.(ris)

Facebook Comments

Komentar