Beranda Berita APKASI Sebanyak 700 Guru Halmahera Barat Ikuti Pelatihan Peningkatan Kualitas Pendidikan YPAN-APKASI

Sebanyak 700 Guru Halmahera Barat Ikuti Pelatihan Peningkatan Kualitas Pendidikan YPAN-APKASI

171
0

SahabatGuru–Sebanyak 700 guru PAUD, TK, SD dan SMP Halmahera Barat mengikuti pelatihan peningkatan kualitas pendidikan yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta. Pelatihan berlangsung tanggal 20-22 Juni 2019 di Jailolo.

“Pendidikan adalah pondasi karakter bangsa. Jadi guru merupakan ujung tombak kemajuan bangsa. Pendidikan menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Tolaal Badru, Manajer Program YPAN saat memberikan sambutan.

Asisten I Sekda Halmahera Barat, Vence Muluwere yang hadir saat pembukaan pelatihan mewakili Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat mengucapkan selamat datang untuk rombongan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara di Kabupaten Halmahera Barat. Dia mengatakan pelatihan ini dibutuhkan di daerahnya.

Baca Juga :   Buka Pelatihan Smart English, Najmul Akhyar : Bahasa Inggris Kebutuhan Kita

“Kami berharap workshop seperti ini dapat menjadi sarana untuk seluruh tenaga pendidik mengembangkan kemampuan untuk mendidik anak-anak kita. Dan dapat memajukan pendidikan di Kabupaten Halmahera Barat ini,” ujar Vence Muluwere, Asisten I Sekda Halmahera Barat saat membacakan sambutan Bupati.

Menurut Venca Muluwere guru seharusnya tidak hanya mengajar namun juga harus bisa mendidik dan melatih. Selain itu juga semakin dituntut melakukan inovasi pembelajaran agar anak didik semakin bertambah semangat belajar maupun mencari ilmu pengetahuan.

“Saya pernah berkunjung ke sebuah sekolah dan melihat anak-anak sedang bermain kelereng. Lalu saya menghampiri seorang guru mereka dan saya bertanya. Ibu tidak ikut bermain kelereng dengan anak-anak? Guru itu menjawab tidaklah pak,” papar Vence.

Vence menilai guru tersebut tidak baik. Sebab, ujar dia, seharusnya sebagai guru sekali-kali mendampingi anak-anak dalam bermain. Karena dari bermain itu anak-anak bisa di berikan pengajaran melalui permainan kelereng tersebut.

Baca Juga :   Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Barito Kuala : Kualitas Pendidikan Harus Ditingkatkan

“Contohnya anak-anak menyusun 3 kelereng dapat menjadi segitiga. Dari itulah kita dapat berikan pelajaran mengenai segitiga. Jadi sebagai guru kita harus bisa mengajar dengan menyenangkan dan asyik. Sehingga anak-anak akan semangat dalam belajar,” papar Vence.(ris)