Beranda Berita APKASI Audiensi dan Sosialisasi, Bupati Sleman Apresiasi Program APKASI-YPAN

Audiensi dan Sosialisasi, Bupati Sleman Apresiasi Program APKASI-YPAN

142
0

SahabatGuru–Bupati Sleman, Yogyakarta, Sri Purnomo mengapresiasi dan menyambut baik program peningkatan mutu pendidikan, imtak dan training tata kelola pendidikan di luar negeri serta literasi kependidikan oleh APKASI-YPAN. Untuk itu dia menugaskan Dinas di lingkungan Pemkab Sleman menindaklanjuti dan menyambut kerjasama dengan APKASI-YPAN.

“Saya berharap dinas-dinas terkait menyambut peluang-peluang dari APKASI-YPAN,” ujar Bupati Sleman Sri Purnomo di kompleks perkantoran Pemkab Sleman, Rabu (8/5/2019). Disepakati pelatihan peningkatan kualitas guru akan dilaksanakan pada Juli 2019.

Bupati Sleman Sleman mengatakan hal itu dalam acara Audiensi dan Sosialisasi Program Peningkatan Mutu SDM, Imtak dan Literasi Kependidikan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) -YPAN (Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara). Hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah MP, Manajer Program YPAN Tolaal Badru. Hadir pula para pejabat Pemkab Sleman para Kepala Sekolah, guru dan unsur dunia pendidikan di Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan tersebut Staf Ahli APKASI mensosialisasikan hasil pertemuan APKASI Ministrial Forum dengan Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) tentang problematika guru dan Tenaga Pendidikan yang berlangsung pada  7/12/2017 di Jakarta. Selain juga menjelaskan lebih rinci tentang  program peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Baca Juga :   Audiensi dan Sosialisasi, APKASI-YPAN Suguhkan Smart English and Mathematics Teaching di Kulon Progo
Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah saat memberikan sambutan pada acara Audiensi dan Sosialisasi APKASI-YPAN di Sleman, Rabu (8/5/2019)

“Pendidikan sebagai pondasi karakter bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Peningkatan Mutu Guru Daerah yang menjadi program APKASI merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kualitas dunia pendidikan,” ujar Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, MP.

Diungkapkan peningkatan kompetensi guru, sangat berguna bagi pemerintah daerah. Untuk itu pihak Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendukung sepenuhnya program peningkatan kemampuan atau kompetensi para guru yang dilaksanakan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta.

“Peningkatan kompetensi guru sangat berguna bagi daerah. Sebab, jika mutu dan kompensasi guru semakin meningkat maka juga akan meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat,” papar Himmah.

Diungkapkan oleh Himmah, bahwa program pendidikan di bidang peningkatan mutu guru yang dilaksanakan oleh APKASI ini telah melatih lebih dari 80.000  tenaga pendidik di 100  kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Pihak Pemerintah Kabupaten menyambut baik program pelatihan ini.

Baca Juga :   Apresiasi Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Halmahera Barat : Pendidikan Itu Seperti Menanam

Hj Himmatul Hasanah, MP menambahkan sebagai mintra pemerintah kabupaten seluruh Indonesia APKASI  memiliki misi strategis bagi daerah. Misi ini dituangkan ke dalam tugas pokok dan fungsi APKASI yang bermuara pada terciptanya pemerataan yang nyata, pembangunan berkelanjutan dan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bupati Sleman Sri Purnomo dan Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Hj Himmatul Hasanah bertukar cindera mata

“Peran guru sangat penting dalam pendidikan dan harus menjadi sosok yang mencerahkan, yang membuka alam dan pikiran serta jiwa, memupuk nilai-nilai kasih sayang,  keteladanan,  prilaku, moralitas, kebhinekaan. Inilah sejatinya pendidikan berkarakter yang menjadi inti dari pendidikan yang sesungguhnya,” papar Himmah.

Adapun Program Peningkatan Imtaq berupa Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri, menurut Hj Himmatul Hasanah, sudah mendapatkan dukungan penuh dari Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud. Ditargetkan 3000 guru akan melaksanakan Umrah Character Building ini pada 2019.

“BPKLN Kemendikbud sangat mendukung program Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri Bagi Guru dan siap memgkomunikasikan ke KBRI negara tujuan,” ujar Hj Himmatul Hasanah, MP.

Baca Juga :   Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Inilah Gerakan Muara Enim Cerdas

Pada kesempatan ini Hj Himmatul Hasanah juga mengungkapkan bahwa APKASI berharap melalui program ini para guru akan belajar tentang sistem atau inovasi pembelajaran dr negara-negara lain yang kualitasnya jauh lebih maju dari Indonesia. “Sehingga ke depan akan terjadi peningkatan kompetensi dari para guru,” papar dia.

Peserta Audiensi dan Sosialisasi Peningkatan Mutu Guru Daerah oleh APKASI-YPAN di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu (8/5/2019)

Program Umrah Character Building Plus Training Tata Kelola Sekolah di Luar Negeri ini ditargetkan bisa diikuti oleh 3000 guru dari seluruh Indonesia. Direncanakan akan ada pola pembiayaan yang memudahkan bagi para guru yang mengikuti program ini. Selain menjalankan ibadah Umrah, para peserta akan mengikuti mengunjungi sekolah sekolah Singapura, Malaysia dan sejumlah negara lain guna mempelajari tata kelola dan manajemen pendidikan.

APKASI dan BPKLN Kemendikbud berharap Kemendagri bisa memberikan himbauan ke pemerintah provinsi hingga pemerintah daerah TK II agar para pengambil kebijakan mendukung program tersebut mengizinkan para guru yang akan mengikuti progran tersebut tanpa harus memotong sertifikasinya saat para guru mengajukan ijin cuti.(ris)