Beranda Berita Mendikbud : Penerimaan PPPK Prioritas Untuk Guru Honorer K2

Mendikbud : Penerimaan PPPK Prioritas Untuk Guru Honorer K2

122
0

SahabatGuru–Khabar menggembirakan bagi guru honorer K2. Mendikbud Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan memprioritaskan guru honorer K2. Terutama yang usianya telah melewati 35 tahun.

“Penerimaan PPPK itu diprioritaskan bagi guru berstatus K2. Itu tesnya bersifat tidak terbuka, khusus untuk guru honorer K2. Itu sampai 2023 rencana penuntasannya,” kata Mendikbud, Muhadjir Effendy dalam kunjungannya ke Palembang, Sumatera Selatan, Senin (4/3/2019).

Mendikbud juga mengatakan pemberian prioritas ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan pengangkatan guru honorer di Indonesia. Harapannya, setelah 2023, penerimaan guru honorer sudah dapat dihentikan dan diganti dengan jalur guru yang bukan berstatus honorer. 

Muhadjir menjelaskan, tahun ini Kemendikbud mendapatkan kuota sebanyak 155 ribu guru PPPK. Namun, pada sisi lain, terdapat sebanyak 90 ribu guru honorer yang telah terdaftar untuk mengikuti proses seleksi PPPK. “Jumlah ini harus tetap mengikuti tes penerimaan untuk diseleksi masuk PPPK,” ujar Muhadjir. 

Baca Juga :   Prestasi Gemilang Pelajar SD Indonesia di Olimpiade Matematika dan Sains Internasional

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Supriano, mengakui belum mendapatkan data mengenai jumlah guru yang lulus seleksi. Oleh karena itu, Supriano mengimbau agar para guru honorer mengikuti proses seleksi PPPK. 

Ia menjelaskan, PPPK memiliki status yang sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS), yaitu memiliki hak berupa gaji dan tunjangan yang sama dengan PNS. Perbedaannya, menurut Supriono, terletak pada pemberian tunjangan pensiun.

“Mereka tidak ada pensiun” kata Supriano.

Seperti diketahui, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjelaskan bahwa PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan.

Baca Juga :   Rembuk Nasional 2019, Dari PAUD Sampai Zonasi

Pegawai PPPK mendapatkan perlakuan yang sama seperti pegawai negeri sipil, yaitu hak berupa tunjangan dan gaji sesuai dengan ketentuan PNS. Penerimaan Pegawai PPPK diharapkan menjadi jawaban atas berlarut-larutnya persoalan Guru honorer selama ini.(ris/dbs)