Beranda Berita ADIRESY Di Kebumen, Peserta Tidak Jenuh Mengikuti Pelatihan

Di Kebumen, Peserta Tidak Jenuh Mengikuti Pelatihan

334
0
Para guru saat memberikan testimoni usai mengikuti pelatihan guru kreatif dan inovatif yang diselenggarakan ADIRESY Smart Teaching Indonesia dari Yayasan Adiluhung. bekerjasama dengan dengan BNI melalui Program BNI Bina Lingkungan di Kebumen, Selasa (2/19/2019). (foto: G. Susatyo)

SahabatGuru – Bagaimana saat mengikuti pelatihan sepanjang hari? Mungkin lelah dan kadang merasa jenuh. Belum lagi rasa kantuk yang menyerang. Terutama di jam-jam tertentu seperti jam 15.00 WIB.

Namun suasana membosankan atau mengantuk tidak dirasakan para guru peserta joyful learning yang diselenggarakan ADIRESY Smart Teaching Indonesia dari Yayasan Adiluhung.

Para guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Usia Dini (PAUD) yang mengikuti pelatihan guru kreatif dan inovatif sama sekali tidak merasa jenuh. Pelatihan yang bermaterikan joyful learning itu digelar di Hotel Mexolie, Kebumen, Selasa (19/2/2019). Tidak kurang 400 peserta mengikuti pelatihan dari Yayasan Adiluhung yang bekerjasama dengan BNI melalui Program BNI Bina Lingkungan.

Baca Juga :   SD Ngotot Pakai Tes Calistung, Dana BOS Dicabut
Coach Aji Syafa yang menjadi tutor joyful learning memberikan pelatihan guru kreatif dan inovatif di Kebumen, Selasa (19/2/2019). (foto: G. Susatyo)

Salah seorang peserta, Siti Istaningsih, mengaku merasa betah mengikuti pelatihan. Bahkan pendidik di TK Pertiwi Geblug Buayan ini tidak menyadari sudah duduk sepanjang hari memperhatikan materi yang disampaikan tutor joyful learning, Aji Syafa.

Bagaimana tidak, Aji menyampaikan tentang pembelajaran yang menyenangkan. Dan metode dari Aji itu tak ubahnya tambahan ilmu mengajar yang benar-benar menyegarkan. Guru TK mauupun PAUD diajarkan bagaimana mengasuh anak-anak dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

“Saya mendapatkan banyak hal dari acara pelatihan ini. Tidak hanya saya tetapi juga teman-teman bisa mempraktekkan dari apa yang telah diajarkan di pelatihan ini,” ujar Siti.

“Saya memberi apresiasi terhadap acara ini. Pelatihan ini mendorong kami sebagai guru untuk mengajar secara kreatif, inovatif dan smart,” lanjutnya.

Baca Juga :   2023, Tidak Ada Lagi Guru Honorer 
Para peserta pelatihan guru kreatif dan inovatif saat bernyanyi dan menari mengikuti apa yang disampaikan coach Aji Syafa. (foto: G. Susatyo)

Sementara, Suryanti, dari Raudhatul Athfal (RA) Siti Aminah, Kecamatan Mirit, mengaku tidak bosan dengan pembelajaran tersebut. Dia merasa waktu yang diberikan untuk pelatihan termasuk singkat.

“Saya sendiri masih kurang puas karena waktunya yang singkat. Saya sama sekali tidak bosan meski pelatihan ini berlangsung sampai sore,” kata dia.

Menurutnya pelatihan dengan banyak bernyanyi dan menari memang sangat penting sehingga bisa dipraktekkan di pengajaran anak-anak usia dini. “Pembelajarannya banyak menyanyi dan menari. Ini bisa dipraktekkan di TK maupun PAUD,” ujarnya lagi.