Beranda Berita Presiden Jokowi Minta Jumlah Guru Terampil Ditambah

Presiden Jokowi Minta Jumlah Guru Terampil Ditambah

78
0

SahabatGuru–Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta guru terampil di SMK terus ditambah. Sehingga jumlah guru terampil menjadi lebih banyak dibanding dari guru normatif di SMK. Hal ini penting agar pendidikan fokus ketrampilan bekerja.

“Kita ingin pendidikan yang fokus untuk ketrampilan bekerja, sangat penting sekali,” ujar Presiden Jokowi di Pusdiklat Kemendikbud, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2/2019).

Selain itu, dalam acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan ini, Jokowi juga meminta agar guru-guru di SMK meningkatkan kualitas ketrampilannya. Hal ini dinilainya penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“SMK kita guru-guru harus di upgrade terutama yang berkaitan dengan kemampuan skill, guru terampil harus lebih banyak dari guru normatif. Misal guru agama, pancasila, bahasa Indonesia. Itu harus lebih sedikit dan lebih banyak SMK itu guru-guru terampil, yang mampu melatih,” papar Jokowi.

Baca Juga :   Seru, Tari Jaipong Jadi Ekstrakurikuler SMA di Beijing

Presiden Jokowi menuturkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, jumlah guru normatif di SMK justru lebih banyak dari jumlah guru terampil. Dia mengatakan terdapat sekitar 65 persen guru normatif di SMK. Sedangkan 35 persen lainnya merupakan guru terampil.

“Yang 35 persen ini tugas kementerian bapak ibu semua untuk menyiapkan ini, mengupgrade, bisa melatih agar guru terampil itu lebih banyak,” ucapnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas SDM secara besar-besaran ini menjadi fokus pemerintah saat ini setelah pembangunan infrastruktur dilakukan. Pemerintah, menurut Jokowi, akan fokus pada peningkatan kualitas sekolah vokasi, pemberian pelatihan, serta menambah balai latihan kerja di berbagai pondok pesantren.

Lebih lanjut, Jokowi juga menuturkan pentingnya mengenalkan revolusi industri 4.0 kepada murid-murid. Sebab, peningkatan kualitas SDM yang sesuai dengan revolusi industri 4.0 akan meningkatkan daya saing negara.

Baca Juga :   Tunjangan Guru 3T Perlu Disamaratakan, Ini Penjelasan Disdikpora Sabang

Jokowi pun yakin, peningkatan daya saing SDM ini akan mampu mendorong Indonesia dalam bersaing dengan negara lain.

“Kuncinya ada di SDM kita. Apabila kita bisa mengupgrade secepat-cepatnya sehingga levelnya melebihi negara lain, ya itulah nanti yang memenangkan kita dalam bersaing,” jelas Jokowi.(ris)

Facebook Comments

Komentar