Beranda Berita Pameran di RNPK Diikuti Pelaku Usaha Mitra Pendidikan

Pameran di RNPK Diikuti Pelaku Usaha Mitra Pendidikan

107
0
Mendikbud Muhadjir Effendy membuka pameran dunia usaha yang menjadi mitra pendidikan saat Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan. (foto: istimewa)

SahabatGuru – Peserta pameran yang diselenggarakan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2019 ternyata diikuti para pelaku usaha yang juga menjadi mitra pendidikan. Mereka pun memamerkan berbagai produknya yang menjadi kebutuhan dunia pendidikan.

Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat membuka yang dilanjutkan dengan mengunjungi pameran di Pusdiklat Kemendikbud di Serua, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

“Jadi yang ikut pameran di sini adalah pelaku-pelaku dunia usaha. Mereka merupakan mitra dari pendidikan-pendidikan, baik yang di pusat dan daerah,” ujar Muhadjir.

Sedangkan untuk sistem pembelanjaannya, kata Mendikbud, menggunakan e-catalog yang jauh lebih mudah dan transparan.

“Sistem pembelanjaannya menggunakan e-catalog, sehingga tingkat akurasi untuk pembelanjaan itu bisa lebih dipertanggungjawabkan, terutama dalam aspek transparansi dana akuntabilitas,” kata Mendikbud.

Baca Juga :   Aturan Guru Honorer Segera Dituntaskan

Muhadjir memaparkan, pameran 2019 ini juga lebih banyak memberikan informasi kepada masyarakat umum tentang capaian-capaian kinerja bidang pendidikan dan kebudayaan. Baik itu yang dilakukan oleh Kemendikbud, maupun jajarannya di tingkat provinsi, kabupaten, kota sebagai penerima sebagian wewenang dari bidang pendidikan dan kebudayan.

Dia menegaskan, semua yang ditampilkan pada pameran itu juga termasuk upaya Kemendikbud melakukan sinkronisasi dan harmoni.

“Ini kita tampilkan termasuk upaya kita untuk melakukan sinkronisasi, harmonisasi kerja kerja kerja, terutama antara pihak Kemendikbud dan provinsi kabupaten kota yang dijembatani atau sebagai anchor adalah Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Didik Suhardi pihaknya selalu berupaya melakukan sinkronisasi antara pendidikan daerah dan dunia usaha.

Baca Juga :   Ada Guru Honorer Selama 20 tahun, Mendikbud Kaget

“Tahun ini kami coba sinkronkan kebutuhan pendidikan daerah dengan dunia usaha. Di pameran ini juga banyak para pengusaha, yang memang sudah kami kurasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dan itu berdasarkan apa yang sudah masuk dalam e-catalog,” ucap Didik.

Ada sekitar 78 stan Pameran Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2019. Stan penjualan ini beragam, seperti misalnya Telkom, Microsoft, Intel, Cisco, dan PT Kawan Lama.

Selain itu ada sekolah-sekolah yang turut serta memamerkan hasil karyanya, seperti Jogja Culinary School, SMK Assa’idiyyah 2 Kudus, SMKN 1 Silahung Ponorogo, dan SMK Muhammadiyah Salaman Magelang.

Facebook Comments

Komentar