Beranda Berita Mendikbud Resmikan Laboratorium Seni Budaya

Mendikbud Resmikan Laboratorium Seni Budaya

49
0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meresmikan laboratorium seni budaya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 5 Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Senin (4/2/2019). Bantuan laboratorium seni budaya itu diharapkan dapat meningkatkan kreativitas siswa dan mendorong hadirnya karya-karya baru. (foto: Kemdikbud.go.id)

SahabatGuru – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meresmikan laboratorium seni budaya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 5 Kepanjen, Malang, Jawa Timur. Ia berharap bantuan laboratorium seni budaya yang diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dapat meningkatkan kreativitas siswa dan mendorong hadirnya karya-karya baru.

“Digunakan sebaik-baiknya, seoptimal mungkin. Saya lebih suka bantuan pemerintah rusak karena sering dipakai, daripada rusak tetapi tidak pernah dipakai. Tapi, yang paling bagus ya dipakai dan tidak rusak, karena dirawat dengan baik,” tutur Mendikbud di Malang seperti dikutip kemdikbud.go.id.

Mendikbud berharap keberadaan laboratorium dapat memberikan dampak lebih luas pada lingkungan sekitar. Artinya laboratorium tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh sekolah lain.

Baca Juga :   Jadwal UN 2019 SMA/SMK: Mata Pelajaran dan Waktu Pengerjaan

“Jangan hanya digunakan oleh sekolah yang mendapatkan bantuan saja. Tetapi juga dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah lain di sekitar sini. Bikin kolaborasi pentas seni antarsekolah. Pokoknya dioptimalkan,” ujarnya.

Bantuan laboratorium seni budaya ini menjadi wujud konkret komitmen Kemendikbud dalam melakukan revitalisasi SMK sekaligus upaya pemajuan kebudayaan. Direktur Kesenian, Restu Gunawan mengungkapkan, total bantuan yang dikucurkan pemerintah melalui Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan senilai 750 juta rupiah.

Bangunan yang menyerupai gedung pertunjukan ini dilengkapi fasilitas audio visual dengan kapasitas 80 sampai 100 orang. Dibangun sejak tahun 2018, spesifikasi bangunan beserta peralatannya telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan Kemendikbud.

Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Arif Joko Suryadi, menyampaikan gedung bantuan tersebut akan diberi nama Kasman Singodimedjo. Disampaikannya bila Kasman tak lain seorang tokoh Muhammadiyah yang baru saja mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Baca Juga :   Jadi Perdebatan, Zonasi Tetap Akan Diberlakukan

Mendikbud juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Disebutkannya, saat ini sebagian besar SMK di Indonesia didirikan dan dikelola oleh masyarakat melalui yayasan pendidikan (swasta).

Apresiasi terhadap upaya masyarakat membangun pendidikan nasional diberikan oleh pemerintah melalui bantuan, tidak hanya kepada sekolah negeri, tetapi juga swasta. “Kalau lulusan sekolah bagus, yang memanen hasilnya adalah negara dan masyarakat. Tetapi, kalau tidak bagus, yang rugi negara dan masyarakat,” ujar Mendikbud.

Komentar