Beranda Berita Sudah Tersedia, KBBI Braille Bagi Penyandang Disabilitas Netra

Sudah Tersedia, KBBI Braille Bagi Penyandang Disabilitas Netra

118
0
Penyandang disabilitas netra sudah bisa mengakses Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Braille. KBBI itu sudah tersedia di Perpustakaan Nasional di Jakarta. (foto: istimewa)

SahabatGuru – Penyandang disabilitas netra makin dimudahkan untuk mengakses Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Mereka bisa mencari kata di kamus itu karena sudah tersedia KBBI versi cetakan dengan huruf Braille.

KBBI Braille itu pun sudah tersedia di Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dadang Sunendar menyerahkan satu set KBBI yang terdiri 139 jilid KBBI V Braille dan satu buku Sejarah KBBI kepada Perpusnas, di kantor Badan Bahasa, Rawamangun, Jakarta, Selasa pekan lalu. Kepala Badan Bahasa menyerahkan buku-buku tersebut kepada Direktur Perpusnas, Muhammad Syarif Bando.

Dadang Sunendar menyebutkan Perpusnas dan Badan Bahasa memiliki visi dan misi yang sama, yaitu mencerdaskan anak bangsa, dan harus bersinergi untuk mewujudkan hal tersebut.

Baca Juga :   Segera, Pendidikan Kebencanaan di Sekolah

“Saya sangat senang bisa bersilaturahmi dengan Perpusnas dalam rangka serah-terima KBBI Braille. Adalah tugas kita bersama untuk mencerdaskan anak bangsa. Saya pikir Badan Bahasa dan Perpusnas memiliki visi dan misi yang sama. Kita harus bersinergi mewujudkan visi dan misi itu,” ujar Dadang Sunendar sebagaimana dikutip kemdikbud.go.id.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Perpusnas, Muhammad Syarif Bando. Ia berharap, lembaga yang dipimpinnya mampu memfasilitasi masyarakat disabilitas dengan buku dan ruang baca yang ramah disabilitas. KBBI versi Braille ini diharapkan mempermudah penyandang disabilitas netra mengakses KBBI.

“Saya sangat berterima kasih Badan Bahasa telah mengundang kami untuk hadir dalam acara serah terima ini. Sebetulnya, kami di Perpusnas sudah memiliki ruang, tetapi tidak memiliki bahan baca yang cukup, terutama untuk kaum disabilitas netra. Tugas kita adalah sama, yaitu sama-sama mencerdaskan anak bangsa. Melalui sinergi inilah kita dapat mewujudkan itu semua,” kata Syarif.

Baca Juga :   Pekerjaan Guru Bisa Bahayakan Masyarakat

Penyerahan satu set KBBI Braille tersebut bertujuan menyebarluaskan KBBI Braille. KBBI Braille telah diluncurkan dalam Kongres Bahasa Indonesia XI yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Pencetakan KBBI Braille merupakan hasil kerja sama antara Badan Bahasa dan Balai Penerbitan Braille Indonesia (BPBI) “Abiyoso” Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Facebook Comments

Komentar