Beranda Berita Mendikbud Segera Realisasikan Upah Guru Honorer Sesuai UMK

Mendikbud Segera Realisasikan Upah Guru Honorer Sesuai UMK

57
0
Mendikbud Muhadjir Effendy berjanji honor guru honorer disetarakan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) atau bisa melebihinya. (foto: istimewa)

SahabatGuru – Kabar baik bagi guru honorer. Kesejahteraan mereka tetap menjadi perhatian pemerintah. Bagi mereka yang tidak lulus CPNS bisa mengikuti program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bila belum bisa mengikuti program tersebut, bukan berarti kesejahteraan mereka tak diperhatikan. Honor guru honorer yang belum diangkat melalui program PPPK pun akan disetarakan dengan Upah Mininum Kabupaten (UMK).

Dengan adanya honor sesuai atau bahkan di atas UMK diharapkan tidak ada lagi kisah pilu tenaga honorer yang hanya dibayar beberapa ratus ribu atau bahkan beberapa puluh ribu.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berjanji akan mengupayakan honor tenaga honorer bisa sama dengan UMK atau melebihinya. Muhadjir menargetkan kenaikan honor tersebut bisa dilakukan pada tahun ini. Apalagi mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini sudah bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membahas honor guru tidak tetap itu.

Baca Juga :   Jawa Timur Juara Gala Siswa Indonesia Tingkat SMP

“Saya sudah menyampaikannya kepada ibu Sri Mulyani. Saat ini masih dalam tahap pematangan. Saya tentu berharap semua guru honorer yang belum terangkat melalui jalur PNS maupun PPPK bisa mendapatkan upah minimum kabupaten,” kata Mendikbud di Malang, Senin (4/2/2019).

“Pada prinsipnya Menkeu menyambut positif hal ini. Hanya Menkeu masih harus menghitung-hitung karena dana yang dibutuhkan memang cukup besar,” lanjutnya.  

Menurut Mendikbud, dana yang digunakan untuk memberikan gaji kepada guru honorer yang sesuai dengan UMR akan diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU). Ini dilakukan agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dana dari APBD memang tidak dialokasikan untuk membayar honor tenaga tidak tetap itu. Namun dalam APBD tetap diwajibkan menganggarkannya yang nantinya bisa sebagai insentif untuk guru. Bila mendapat dari DAU dan insentif dari APBD, penghasilan guru bisa di atas UMK.

Baca Juga :   Honorer K2 Daftar P3K? Ini Yang Harus Dipenuhi

“Kami melakukannya secara bertahap sehingga pada 2023, ini bisa diselesaikan. Agar APBD tidak terbebani, rencananya kita akan mengambil dari DAU. Jadi APBD untuk insentif saja. Nantinya, gaji guru honorer bisa di atas UMK” ujarnya.

Komentar