Beranda Berita 2023, Tidak Ada Lagi Guru Honorer 

2023, Tidak Ada Lagi Guru Honorer 

384
0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bila PPDB menjadi solusi pendidikan termasuk pemerataan guru. (foto: G. Susatyo)

SahabatGuru – Tidak ada lagi guru honorer. Itu yang menjadi target Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang secara bertahap mengurangi guru honorer dengan mengikuti tes seleksi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Mendikbud berharap pada 2023, guru yang berstatus honorer sudah benar-benar dihapuskan.

“Rencananya tes seleksi untuk P3K dilaksanakan pada Februari. Hanya ini domain dari Menpan RB. Yang jelas setelah Februari, nanti akan ada tes lagi. Jadi targetnya pada 2023 sudah tidak ada lagi guru honorer,” ujar Mendikbud di Bantul, akhir pekan lalu.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan sebanyak 159 ribu guru honorer untuk mengikuti seleksi P3K. Untuk tes pertama ini,Kemendikbud akan mengutamakan honorer Kategori 2 (K2) dari seluruh Indonesia. Dengan demikian, mereka secara bertahap diharapkan bisa diangkat menjadi PPPK.

Baca Juga :   Mendikbud: Tarik Dana Masyarakat Oleh Komite Sekolah, Bukan Sekolah

“Saat ini ada sekitar 736 guru honorer. Sedangkan jumlah guru honorer yang termasuk kategori 2 sekitar 159 ribu. Mereka secara bertahap akan mengikuti tes P3K,” katanya.

Terkait dengan gaji guru yang berstatus PPPK, Muhadjir memastikan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan bukan APBD. Saat ini, tim anggaran di pusat terus berkomunikasi mengenai kepastian tersebut.

Sebelumnya, guru honorer mendapat kesempatan mengikuti seleksi CPNS. Dari guru honorer K2 ada sekitar 8 ribu yang mendaftar dan yang lulus baru 6 ribu guru. Mereka yang tidak lulus kemudian diberi kesempatan ikut program PPPK.

“PPPK hampir sama dengan PNS. Hanya satu yang beda, dia tidak dapat pensiun. Pensiun itu dilakukan oleh mereka sendiri dengan Taspen. Yang lainnya sama persis,” ujar Supriono, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud.

Baca Juga :   Anak di Palu Tetap Sekolah, Kemendikbud Bangun 333 Sekolah Darurat

Dilanjutkannya, “Di PPPK tidak ada batas umurnya. Mereka yang tinggal satu tahun lagi akan pensiun boleh ikut PPPK. Jadi ini pemerintah sudah membuka dua slot yang luar biasa untuk guru-guru honorer agar bisa menjadi PNS dan PPPK.”