Beranda Berita Ingin Lihat Permendikbud No 51 Soal PPDB, Bisa Buka Tautannya

Ingin Lihat Permendikbud No 51 Soal PPDB, Bisa Buka Tautannya

378
0
Permendikbud No 51 Tahun 2018 Mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bisa dibaca dan dicermati masyarakat. PPDB diharapkan transparan dan berkeadilan. (foto: medcom.id)

SahabatGuru – Masyarakat bisa mengawasi dan melaporkan pelanggaran dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/20. Hak masyarakat untuk melakukan pengawasan tertuang di Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan.

Pengawasan dari masyarakat tertuang di Bab IV pasal 8 ayat 3. Kemendikbud pun menyediakan layanan aduan melalui laman http://ult.kemdikbud.go.id. Masyarakat pun tidak mengalami kesulitan atau direpotkan saat ingin melaporkan atau mengadukan adanya ketidakberesan dalam penerimaan peserta diri baru.

Masyarakat memang diharapkan menjadi kontrol pelaksanaan penerimaan tersebut. Apalagi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sudah menekankan pelaksanaan PPDB harus benar-benar nondiskriminatif, objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan. Dengan demikian, siswa yang diterima di sekolah tertentu memang sudah memenuhi persyaratan.

Baca Juga :   Guru Olahraga SD Ikuti Semiloka Kepelatihan Sepak Bola

Dihapuskannya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) pun menunjukkan PPDB akan lebih berkeadilan. Pasalnya SKTM pernah disalahgunakan karena ada orangtua mampu yang rela mengaku-aku miskin demi memasukkan anaknya masuk sekolah tertentu.

Permendikbud kembali menegaskan penerimaan siswa baru memakai sistem zonasi. Artinya siswa hanya akan bersekolah yang terletak di dekat rumahnya. Bahkan siswa yang diterima melalui jalur zonasi paling sedikit 90 persen. Sedangkan dari jalur prestasi dan perpindahan tugas orang tua/wali masing-masing hanya lima persen dari daya tampung sekolah. Bila daya tampungnya terpenuhi, siswa pun dipindahkan ke sekolah lain.

Untuk lebih lengkapnya mengenai peraturan yang tertuang di Permendikbud No 51, silakan mengunduh link di bawah ini

Baca Juga :   Kemendikbud: Calistung Tidak Wajib Bagi Anak PAUD

https://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/PERMENDIKBUD%20NOMOR%2051%20TAHUN%202018.pdf