Beranda Berita Segera, Pendidikan Kebencanaan di Sekolah

Segera, Pendidikan Kebencanaan di Sekolah

167
0
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Kementerian Sosial akan menyiapkan program pendidikan kebencanaan di sekolah Tampak Mendikbud Muhadjir Effendy meninjau daerah terdampak bencana di Palu. (foto: istimewa)

SahabatGuru – Program pendidikan kebencanaan secara tersistem di sekolah harus segera direalisasikan. Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk segera merealisasikannya.

Pendidikan kebencanaan dirasakan penting karena Indonesia merupakan negara yang rawan akan berbagai bencana khususnya bencana alam. Ini yang menjadikan diperlukan sosialisasi pengetahuan atas kebencanaan itu sendiri sedini mungkin dan secara menyeluruh.

Menindaklanjuti instruksi Presiden, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy di Jakarta, Kamis (17/1/2019). Mendikbud menyampaikan bila Kemensos sebagai kementerian utama dalam masalah penanggulangan bencana akan bekerja sama dengan Kemendikbud dalam mengimplementasikan pendidikan kebencanaan di sekolah.

Baca Juga :   Mendikbud: Selamat Hari Guru Tahun 2018

“Di satu sisi Mensos memiliki tenaga instruktur dan tutor yang banyak yaitu dari Taruna Siaga Bencana (Tagana). Sedangkan Kemendikbud memiliki subjek yang bisa digarap yaitu sekolah dan siswa. Bila dipadukan ini menjadi kekuatan yang sinergis antara dua kementerian,” tutur Mendikbud seperti dikutip laman Kemdikbud.go.id.

Hal senada disampaikan Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita. Menurutnya dalam menindaklanjuti instruksi Presiden, pihaknya segera merealisasikan program mitigasi bencana dengan Kemendikbud.

“Di dalamnya ada pelatihan, pendidikan, berkaitan dengan kerawanan terhadap potensi bencana,” kata Mensos yang menambahkan bila kolaborasi dengan Kemendikbud akan melibatkan para relawan dan tenaga sukarela di bawah kewenangan Kemensos.

“Kami yang punya para relawan selanjutnya Kemendikbud melalui sekolah-sekolahnya memberikan kesempatan bagi para Tagana memberikan pelatihan-pelatihan dan simulasi yang berkaitan dengan penanggulangan bencana,” katanya.

Baca Juga :   DIY Terapkan Sistem Zonasi, SKTM Tidak Berlaku

Program tersebut rencananya tidak hanya melibatkan Tagana, tetapi juga melibatkan pihak lain yang sudah terdidik dan berpengalaman dalam hal kebencanaan.

“Kita ajak tim nasional, BNPB, juga tim-tim relawan nasional yang sudah bergabung yang sudah well organized dan sudah punya pengalaman.Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama masuk dalam salah satu program kita,” ujar Mendikbud.