Beranda APKASI Tingkatkan Mutu Pendidikan, Tanah Bumbu Siap Jalankan Program APKASI-YPAN

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Tanah Bumbu Siap Jalankan Program APKASI-YPAN

174
0

SahabatGuru–Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan mendukung dan mengapresiasi program Peningkatan Mutu Guru Daerah oleh APKASI-YPAN. Sebab, pendidikan adalah salah satu bagian visi Tridarma pembangunan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kami mengapresiasi terselenggaranya Audiensi dan Sosialisasi Peningkatan Mutu Pendidikan. Kami berharap Tanah Bumbu menjadi Pilot Project setiap program APKASI dan siap untuk mendukungnya,” ujar Rooswandi Salem.M.Sos. MM, Sekda Pemkab Tanah Bumbu, Jumat (18/1/2019) di Gedung Mahligai Bersujud, Batulicin, Kalimantan Selatan.

Dia mengatakan hal itu saat mewakili Bupati Tanah Bumbu saat acara Sosialisasi dan Audiensi APKASI-YPAN di Batu Licin. Hadir pada pertemuan tersebut Kepala Dinas Pendidikan DR. H. Ambo Sakka, MPd, Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, Manajer Program YPAN Tolaal Badru, para Kepala Sekolah, para Guru dan unsur pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Diungkapkan oleh Rooswandi Salem.M.Sos. MM, Pemerintah Tanah Bumbu merupakan kabupaten baru dari pemekaran. Salah satu visi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu adalah Tridarma pembangunan yaitu insfrtruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Baca Juga :   Gandeng KPK, APKASI Cegah Korupsi Kepala Daerah

“Salah satu wujud komitmen kami adala dengan penganggaran Pendidikan dalam APBD sebesar 28% dan wajib belajar 12 tahun menjadi tanggungjawab daerah dimana program ini sudah berjalan sejak lama,” ujar dia.

Ditambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah bekerja sama dengan sebuah yayasan untuk menyekolahkan kembali 1000 guru di Tanah Bumbu. Meski demikian tantangan pembangunan pendidikan di daerah ini masih ditandai dengan terbatasnya jumlah guru PNS dan cukup banyaknya guru honorer.

“Harapkan kami mendukung juga P3K, namun semoga P3K tidak dibebankan kepada daerah. Jangan sampai hal itu menjadi beban kita dalam APBD kita. Kami berharap APKASI dapat men-backup kita dalam memperjuangkan hal tsb.”

Pada kegiatan tersebut Staf Ahli APKASI mensosialisasikan hasil pertemuan APKASI Ministrial Forum dengan Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) tentang problematika guru dan Tenaga Pendidikan yang berlangsung pada  7/12/2017 di Jakarta. Selain juga menjelaskan lebih rinci tentang  program peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Baca Juga :   Apresiasi APKASI, Bupati OKU Setuju Gaji Guru P3K Bukan Beban APBD

“Pendidikan sebagai pondasi karakter bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Peningkatan Mutu Guru Daerah yang menjadi program APKASI merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kualitas dunia pendidikan,” ujar Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, MP.

Diungkapkan peningkatan kompetensi guru, sangat berguna bagi pemerintah daerah. Untuk itu pihak Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendukung sepenuhnya program peningkatan kemampuan atau kompetensi para guru yang dilaksanakan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta.

“Peningkatan kompetensi guru sangat berguna bagi daerah. Sebab, jika mutu dan kompensasi guru semakin meningkat maka juga akan meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat,” papar Himmah.

Baca Juga :   Catatan Apkasi Otonomi Expo 2018, Saatnya Daerah Go International

Diungkapkan oleh Himmah, bahwa program pendidikan di bidang peningkatan mutu guru yang dilaksanakan oleh APKASI ini telah melatih lebih dari 80.000  tenaga pendidik di 100  kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Pihak Pemerintah Kabupaten menyambut baik program pelatihan ini.

Hj Himmatul Hasanah, MP menambahkan sebagai mintra pemerintah kabupaten seluruh Indonesia APKASI  memiliki misi strategis bagi daerah. Misi ini dituangkan ke dalam tugas pokok dan fungsi APKASI yang bermuara pada terciptanya pemerataan yang nyata, pembangunan berkelanjutan dan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Peran guru sangat penting dalam pendidikan dan harus menjadi sosok yang mencerahkan, yang membuka alam dan pikiran serta jiwa, memupuk nilai-nilai kasih sayang,  keteladanan,  prilaku, moralitas, kebhinekaan. Inilah sejatinya pendidikan berkarakter yang menjadi inti dari pendidikan yang sesungguhnya,” papar Himmah.(ris)

Facebook Comments

Komentar