Beranda Berita APKASI Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Hulu Sungai Tengah : Guru, Kunci Kualitas Pendidikan

Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Hulu Sungai Tengah : Guru, Kunci Kualitas Pendidikan

374
0

SahabatGuru–Guru faktor penting dalam dunia pendidikan. Sebab, menurut Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Hulu Sungai Tengah Drs .H Ahmad Chairansyah, guru merupakan kunci dan komponen penting dalam menentukan majunya sektor pendidikan dan terciptanya proses persiapan masa depan anak.

“Maka perlu peningkatan kapasitas dan kinerja guru. Agar guru dan sekolah dapat membentuk karakter siswa dengan baik, semoga semua insan pendidikan dapat berkolaborasi baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Drs .H Ahmad Chairansyah, Kamis (17/1/2019).

Dia mengatakan hal itu dalam Sosialisasi dan Audiensi APKASI-YPAN di Pemkab Hulu Sungai Tengah. Hadir pada pertemuan tersebut Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, Manajer Program YPAN Tolaal Badru. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Drs.H.Riduan, para Kepala Sekolah, Guru dan pemangku kepentingan dunia pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan seperti K3S, MKKS, Pengawas Himpaudi, IGTKI, PGRI.

Baca Juga :   Di Dompu, Guru Dapat Ilmu Baru Dari Peningkatan Mutu Pendidikan

Diungkapkan, seperti lainnya, Pemkab Hulu Sungai Tengah juga menempatkan pendidikan sebagai sektor yang sangat strategis yang berpengaruh dalam kemajuan setiap daerah. Untuk itu dia menyambut baik Audiensi dan Sosialisasi ini. Tujuannya, semoga dapat meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Hulu Sungai Tengah.

“Kami berharap kehadiran APKASI ini dapat berarti dan berpengaruh besar dalam peningkatan mutu pendidikan di Hulu Sungai Tengah. Kami harapkan ada sinergitas antara pihak sekolah dan pemerintahan daerah dalam menyelesaikan masalah guru honorer ini,” ujar Drs .H Ahmad Chairansyah.

Pada kegiatan tersebut Staf Ahli APKASI mensosialisasikan hasil pertemuan APKASI Ministrial Forum dengan Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) tentang problematika guru dan Tenaga Pendidikan yang berlangsung pada  7/12/2017 di Jakarta. Selain juga menjelaskan lebih rinci tentang  program peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Baca Juga :   Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Bengkulu Tengah: Belajar Harus Dibuat Menyenangkan

“Pendidikan sebagai pondasi karakter bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Peningkatan Mutu Guru Daerah yang menjadi program APKASI merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kualitas dunia pendidikan,” ujar Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, MP.

Diungkapkan peningkatan kompetensi guru, sangat berguna bagi pemerintah daerah. Untuk itu pihak Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah mendukung sepenuhnya program peningkatan kemampuan atau kompetensi para guru yang dilaksanakan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta.

“Peningkatan kompetensi guru sangat berguna bagi daerah. Sebab, jika mutu dan kompensasi guru semakin meningkat maka juga akan meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat,” papar Himmah.

Baca Juga :   Dukung Program APKASI-YPAN, Bupati Lombok Timur Siap Angkat Guru Honorer

Diungkapkan oleh Himmah, bahwa program pendidikan di bidang peningkatan mutu guru yang dilaksanakan oleh APKASI ini telah melatih lebih dari 80.000  tenaga pendidik di 100  kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Pihak Pemerintah Kabupaten menyambut baik program pelatihan ini.

Hj Himmatul Hasanah, MP menambahkan sebagai mintra pemerintah kabupaten seluruh Indonesia APKASI  memiliki misi strategis bagi daerah. Misi ini dituangkan ke dalam tugas pokok dan fungsi APKASI yang bermuara pada terciptanya pemerataan yang nyata, pembangunan berkelanjutan dan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Peran guru sangat penting dalam pendidikan dan harus menjadi sosok yang mencerahkan, yang membuka alam dan pikiran serta jiwa, memupuk nilai-nilai kasih sayang,  keteladanan,  prilaku, moralitas, kebhinekaan. Inilah sejatinya pendidikan berkarakter yang menjadi inti dari pendidikan yang sesungguhnya,” papar Himmah.(ris)