Beranda Berita Dipastikan, SKTM tak Berlaku Lagi di Tahun Ajaran Baru

Dipastikan, SKTM tak Berlaku Lagi di Tahun Ajaran Baru

48
0
Mendikbud Muhadjir Effendy memastikan menghapus SKTM dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019/2010. (foto: Kemendikbud)

SahabatGuru – Tidak ada lagi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) saat penerimaan anak sekolah di tahun ajaran baru. Setelah memunculkan kontroversi, SKTM dipastikan tidak berlaku lagi. Hal itu ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Meski SKTM tidak berlaku, namun siswa dari keluarga kurang mampu bisa memanfaatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Menurut Mendikbud KIP sudah cukup sebagai afirmasi bagi siswa kurang mampu dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020. Selain itu keluarga yang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) bisa menggunakannya sebagai pelengkap dokumen anaknya saat mendaftar ke sekolah.

“SKTM dipastikan sudah tidak ada lagi di tahun ajaran baru. Sumber afirmasi siswa kurang mampu dari penerima KIP. Namun PKH dan program layanan sosial lainnya juga bisa menjadi afirmasi siswa kurang mampu,” kata Mendikbud.

Baca Juga :   Sambutan Ketua Umum PB PGRI Pada Hari PGRI dan HGN

Dihapuskannya SKTM karena banyaknya temuan penyalahgunaan surat keterangan tersebut. Banyak kasus pemalsuan SKTM yang terjadi pada PPDB di tahun sebelumnya. Keluarga yang mampu secara ekonomi justru menyertakan SKTM saat mendaftarkan anaknya.

Akibatnya, SKTM menjadi kontroversi. Di beberapa daerah seperti Jawa Tengah, banyak temuan pengguna SKTM ternyata berasal dari keluarga mapan.

Dari evaluasi sektor pendidikan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun memutuskan menghapus SKTM. Sedangkan siswa yang kurang mampu akan diberi beasiswa.

Penyalahgunaan ini yang harus dihindari. Muhadjir menyampaikan segera melakukan sosialisasi penghapusan SKTM. Kementerian akan membuat surat edaran terkait penghapusan tersebut. Sedangkan Permendikbud tentang PPDB berbasis zonasi tahun ajaran 2019/2020 diharapkan sudah selesai pada akhir bulan Januari ini.

Baca Juga :   Disalurkan, Tunjangan Khusus Guru Korban Gempa NTB

Komentar