Beranda Berita Mendikbud Dorong Pemprov Agar SMK Jadi BLUD

Mendikbud Dorong Pemprov Agar SMK Jadi BLUD

124
0

SahabatGuru–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk segera menjadikan SMK dengan ‘teaching factory’ unggulan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Tujuannya, agar produk karya siswa SMK bisa dipasarkan karena memenuhi standar.

Selain itu, Pemprov harus melihat upaya ini bukan sekedar untuk memperkuat basis kompetensi para lulusan SMK. Namun melalui ‘teaching factory’ siswa akan dilatih untuk dapat melakukan proses produksi layaknya industri.

“Sehingga produk yang dihasilkan siswa SMK tidak lagi menjadi produk hasil praktik saja, tetapi juga menjadi produk yang dapat dipasarkan secara umum karena memenuhi standar industri,” ungkap Mendikbud, Muhadjir Effendy Sabtu (5/1/2019).

Muhadjir mengaku, telah menemui cukup banyak karya- karya siswa SMK yang sudah layak dipatenkan dan bisa diproduksi lebih banyak. Sehingga pembentukan BLUD dipandang penting bagi SMK yang telah mampu mengembangkan teaching factory-nya.

Baca Juga :   Kemendikbud Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Program PINTAR

Tak terkecuali dengan SMK yang sudah menerima bantuan revitalisasi dari Pemerintah Pusat agar segera didorong menjadi Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD yang mampu menghasilkan.

Hasil BLUD ini yang nantinya bisa digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan SMK. Melalui BLUD, SMK yang memiliki produk-produk unggulan dapat mengelola proses produksi di teaching factory secara lebih fleksibel tanpa melanggar peraturan.

Kemendikbud akan terus mendorong agar SMK bisa menjadi BLUD. “Sesuai dengan kewenangannya, maka regulasinya ditetapkan oleh daerah, sebagai penanggung jawab pendidikan menengah kejuruan,” jelasnya.

Hal ini diamini oleh Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud, M Bakrun. Menurutnya, karena sekolah di bawah tanggung jawab provinsi, maka aturannya adalah Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri).

Baca Juga :   Pesan Mendikbud Untuk Pelajar Indonesia di Arab

Permendagri yang terbaru (Red: Permendagri 79 Tahun 2018) sudah ada tentang BLUD. “Oleh karena itu, ini kita dorong terus agar SMK menjadi BLUD,” tambahnya.

Bakrun juga menjelaskan, Provinsi Jawa Timur menjadi percontohan pembentukan BLUD di 20 SMK, pada tahun 2017 yang lalu. “Makanya tahun ini kita dorong Jawa Tengah dapat mengubah SMK unggulannya menjadi BLUD,” katanya.

Pada tahun 2018, Kemendikbud menyalurkan bantuan Revitalisasi SMK senilai 7,5 miliar kepada enam SMK percontohan. Di antaranya SMK Negeri 6 Semarang, Jawa Tengah (Pariwisata), SMK Negeri 1 Bawen di Jawa Tengah (Pertanian) dan SMK Mundu di Jawa Barat (Kemaritiman).

Tiga SMK lainnya meliputi SMK Kalasan di Yogyakarta (Industri Kreatif), SMK Muhammadiyah Metro Lampung (Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial) dan SMK Negeri 5 Surabaya (Rekayasa).

Baca Juga :   Kemendikbud: Calistung Tidak Wajib Bagi Anak PAUD

Enam SMK tersebut dipilih sesuai dengan bidang yang menjadi prioritas nasional yang ditetapkan Pemerintah. “Bantuan tersebut untuk (penyediaan) bangunan laboratorium dan ruang praktik dan untuk penyediaan peralatan praktik,” kata Bakrun.(ris)

Facebook Comments

Komentar