Beranda Berita Sistem Zonasi Dievaluasi Untuk Perbaiki Pendidikan

Sistem Zonasi Dievaluasi Untuk Perbaiki Pendidikan

346
0
Mendikbud Muhadjir Effendy menyampaikan sistem zonasi pendidikan tetap akan dievaluasi sehingga bisa diterapkan dengan baik. Sistem itu tetap diterapkan untuk memeratakan kualitas layanan pendidikan. (foto: istimewa)

SahabatGuru – Sistem zonasi pendidikan tetap akan dievaluasi. Pasalnya sistem zonasi diharapkan bisa memperbaiki pendidikan di Indonesia. Bila masih ada kekurangan atau kurang baik dalam pelaksanaannya, sistem yang harus diperbaiki. Untuk memperbaikinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) perlu mengevaluasi sistem zonasi.

Meski dilakukan perbaikan, bukan berarti sistem zonasi akan ditiadakan. Sistem itu tetap diterapkan untuk memeratakan kualitas layanan pendidikan di seluruh tanah air.

“Yang kurang, tentu kami harus memperbaikinya. Bila sudah baik, kami akan berusaha meningkatkan perbaikannya. Intinya semua solusi dalam bidang pendidikan dalam tingkat kementerian pusat,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Ternyata, Ada Satgas Yang Memantau Penerimaan Siswa Baru

Dalam upaya memperbaiki sistem zonasi, Mendikbud akan mendeteksi wilayah mana saja yang harus ditangani. Mulai dari persebaran guru, fasilitas yang belum merata, dan juga jumlah siswa yang tidak merata.

“Karena yang pintar akan kumpul di sekolah favorit. Sementara ada yang masuk sekolah yang diistilahkan buangan karena tidak punya ranking. Ini tidak bisa dibiarkan dalam pelayanan publik,” kata Mendikbud.

Muhadjir menjelaskan akan membuat aturan menteri sebagai pedoman sistem zonasi. Dengan adanya pedoman itu, zonasi diharapkan bisa terwujud dengan baik.

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Didik Suhardi menambahkan bahwa zonasi pendidikan bukan hanya untuk penerimaan peserta didik baru. Menurutnya tujuan utama dari zonasi itu adalah untuk memeratakan kualitas layanan pendidikan.

Baca Juga :   Top, Rp 130 Miliar Lebih untuk Insentif Guru se-Kaltara

“Harapannya dengan zonasi pendidikan ini akan memperbanyak sekolah-sekolah ‘favorit’, sekolah yang berkualitas,” ujar Didik Suhardi.

Dengan sistem zonasi maka dukungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah akan semakin tepat sasaran. “Jadi bukan hanya sekolah bagus saja yang dibantu, tetapi justru sekolah-sekolah yang belum berkualitas bagus yang akan diprioritaskan,” katanya lagi.