Beranda APKASI Kadisdik Boyolali: Masa Kini, Perlu Pembelajaran yang Inovatif dan Kreatif

Kadisdik Boyolali: Masa Kini, Perlu Pembelajaran yang Inovatif dan Kreatif

186
0

SahabatGuru–Dunia pendidikan memasuki era baru, dimana pembelajaran haruslah sesuai dengan masa kini, yaitu pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Oleh sebab itu para guru dan penyelenggaraan pendidikan dituntut mampu memberikan proses belajar-mengajar yang inovatif, kreatif dan menyenangkan bagi anak didik.

“Kita memasuki era dimana pembelajaran haruslah sesuai dengan masa kini, yaitu pembelajaran yang (harus) inovatif dan kreatif. Salah satunya adalah dimana dulu anak yang diberi tahu sekarang menjadi anak yang mencari tahu atau teacher centered menjadi students centered,” ujar H. Darmanto, S.Pd. MM, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Boyolali, Rabu (26/12/2018).

Darmanto mengatakan hal itu saat memberikan sambutan pada Workshop Peningkatan Mutu Pendidikan Pembelajaran Kreatif dan Inovatif kerjasama APKASI-YPAN di Aula RS PKU Muhammadiyah Boyolali. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 1800 guru SD, TK dan PAUD menghadirkan pemateri Coach Aji Syafa dan Andi Suryawan dari Adiresy Smart Teaching Indonesia.

Baca Juga :   Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Tanah Laut: Matematika dan Bahasa Inggris Sangat Penting

Diungkapkan oleh Darmanto bahwa sesuai Permendikbud Nomor 22 tahun 2016, seorang guru dan peserta didik seharusnya berkolaborasi menjadi satu. Pembelajaran, menurut dia, seharusnya menerapkan bahwa setiap siapa saja adalah guru dan setiap siapa saja adalah peserta didik.

“Apresiasi terhadap kinerja bapak ibu guru semua. Yang kita lakukan sekarang ini pasti akan berdampak luas pada saat ke depannya nanti. Perhatikan juga kinerja kita secara administrasi dan data penting anak didik kita sehingga kita harus bekerja secara tuntas,” ujar dia.

Ditambahkan bahwa tunjangan profesi guru adalah peningkat mutu pendidikan dan kompetensi yang dibarengi peningkatan kesejahteraan. Sesuai Undang-Undang Pendidikan Nasional pasal 1 angka 1 bahwa peserta didik secara aktif mengendalikan diri secara spiritual. Kecerdasan akhlak mulia berguna bagi masyarakat bangsa dan negara.

Baca Juga :   Apresiasi Sosialisasi APKASI-YPAN, Pemkab Kota Baru Dorong Mutu Pendidikan

“Marilah kita menjadi guru pembelajar, dan ojo rumongso biso nanging biso o rumongso. Sehingga marilah selalu mengubah diri untuk meningkatkan kualitas diri kita menjadi lebih baik,” ujar dia.

Sementara itu Manajer Program Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta, Tolaal Badru S.Pd mengatakan guru memegang peranan penting terhadap kemajuan sebuah bangsa. Untuk itu, menurut dia, guru dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan zaman yang terus berubah termasuk dengan metode-metode pembelajaran yang juga harus menyelesuaikan perkembangan zaman.

“Sebagai guru kita harus memperkaya metode dengan metode yang lebih kreatif dan inovatif agar sesuai dengan anak didik sehingga anak dapat dimaksimalkan potensi dan bakat yang dimiliki. Pelatihan ini salah satunya adalah untuk memperkaya metode pembelajaran agar dapat sesuai dengan siswa zaman sekarang,” ujar Tolaal Badru.(ris)

Baca Juga :   Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Hulu Sungai Tengah : Guru, Kunci Kualitas Pendidikan

Komentar