Beranda Berita Ajaib, Ban Mobil Selamatkan Agis Dari Hempasan Tsunami

Ajaib, Ban Mobil Selamatkan Agis Dari Hempasan Tsunami

198
0

SahabatGuru–Wajah bocah bernama Agis (4) tampak ceria dan seperti tidak pernah mengalami masalah. Padahal, Sabtu malam (22/12/2018), nyawa Agis nyaris melayang lantaran terhempas oleh dahsyatnya gelombang tsunami yang memporakporandakan wisata Tanjung Lesung jika saja tidak menyangkut dalam peleg mobil orangtuanya.

Agis bisa jadi sudah lupa dengan kejadian mencekam malam Minggu itu. Ia dalam gendongan ibunya bercanda sambil tertawa kecil saat ditemui di Kantor Kecamatan Panimbang.

Gelombang tsunami yang meluluhlantakkan pantai sepanjang Selat Sunda sama sekali tak terbayangkan sebelumnya bagi Rohman (40), orangtua Agis. Ketika itu Rohman tengah menikmati liburan di kawasan wisata Tanjung Lesung.

Keluarga Rohman, orangtua Agis yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah, ini ingin menikmati keindahan panorama Tanjung Lesung. Namun, kunjungan wisata ke Tanjung Lesung membawa malapetaka hingga keluarganya nyaris menjadi korban.

Baca Juga :   Ucapkan Selamat Hari Guru, Begini Pesan Penting Presiden Jokowi

“Kami datang ke sini bersama isteri dan dua anak. Alhamdulillah semua itu selamat dari gelombang tsunami,” kata Rohman.

Rohman mengatakan bahwa dirinya kali pertama mengunjungi kawasan wisata Tanjung Lesung. Kebetulan dia memiliki saudara di Kecamatan Panimbang. Sebenarnya jika menginap di rumah saudaranya itu, dia dan keluarga akan terhindar dari hempasan gelombang tsunami.  

Meski demikian dia masih bersyukur. Semua keluarga masih bisa selamat dari amukan gelombang tsunami Selat Sunda yang mencapai sekitar 3 meter malam itu. Dia, isteri dan anaknya selamat meski sempat terpental oleh hempasan gelombang tsunami yang menyapu vila tempatnya menginap.

Rohman mengungkapkan saat tsunami datang, secepat kilat dia menggendong Agis berlari menuju tempat yang lebih tinggi. Malang, hempasan ombak air laut membuat Agis lepas dari gendongannya dan terpental. Ajaib, Agis yang terpental itu masuk ke dalam ban dan berada di tengah pelek mobil.

Baca Juga :   PAUD dan Pendidikan Karakter

Mobil milik Rohman yang diparkir di vila itu tergelincir beberapa meter dari lokasi semula. Sehingga anaknya terselamatkan oleh kendaraan tersebut saat terjadi hempasan gelombang tsunami yang berlangsung sekitar selama 10 menit. Saat ombak surut, Agis menangis.

Sementara itu, Eni (35) isteri Rohman mengatakan dirinya ketika melihat gelombang tinggi datang ke vila, dia berlari ke perbukitan bersama anaknya yang pertama, kakak Agis. Namun anaknya yang berusia 10 tahun itu juga terpental hingga ke luar pembatas kawasan wisata Tanjung Lesung. Namun justru karena terpental ke luar pembatas dipastikan selamat karena gelombang kembali surut.

“Kami merasa senang setelah keluarga bertemu di Kantor Kecamatan Panimbang. Kami bersyukur kepada Allah sehingga keluarga selamat,” kata Rohman.(ris/ant)

Baca Juga :   Siswa di Daerah Terdampak Bencana Masih Belajar di Kelas Darurat