Beranda Berita Ternyata Mendikbud Pernah Minta Guru Sisipkan Pengalaman Belajar Mitigasi Bencana

Ternyata Mendikbud Pernah Minta Guru Sisipkan Pengalaman Belajar Mitigasi Bencana

239
0

SahabatGuru–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy ternyata pernah minta guru secara rutin menyisipkan pengalaman mitigasi bencana. Ini sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi yang minta materi kebencanaan masuk dalam kurikulum pendidikan saat mengunjungi korban tsunami di pantai Carita, Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018).

Pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy diungkapkan usai mengecek sekolah-sekolah yang rusak akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/12/2018). Mendikbud mengatakan materi pengalaman mitigasi bencana diberikan melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) pada muridnya.

“Sebetulnya dengan program Penguatan Pendidikan Karakter, kurikulum sekolah menjadi terbuka. Jadi semua pengalaman belajar yang perlu dibekalkan kepada siswa itu bisa diberikan sesuai dengan ekosistem atau lingkungan di mana dia berada,” kata Muhadjir.

Baca Juga :   Eduwisata, Belajar Membuat Tempe di Rumah Tempe Indonesia-Bogor

Jadi, menurut Mendikbud, kalau di lokasi siswa belajar itu potensial sekali terjadi bencana, contohnya gempa, baik itu gempa vulkanik maupun tektonik, bisa saja kurikulumnya dimodifikasi. Sehingga ada kesempatan untuk diberikan kepada siswa ketrampilan-ketrampilan bagaimana bertahan hidup ketika menghadapi bencana.

“Untuk kurikulumnya (sekolah) bisa berkoordinasi dengan BNPB yang sudah punya standar bentuk teknis mitigasi bencana. Guru-guru nanti bisa kita kasih pelatihan untuk bisa mengajar itu,” ujar Mendikbud Muhadjir Effendy.

Tetapi, menurut Muhadjir, sisipan pengalaman mitigasi bencana itu memang tidak harus berlaku di seluruh Indonesia. Harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. “Jadi sebaliknya untuk daerah-daerah rawan bencana sebaiknya disisipkan pengalaman belajar mitigasi bencana,” lanjutnya.

Baca Juga :   Pemerintah Berikan Tunjangan Khusus bagi Guru Terdampak Bencana

Karena, menurut Mendikbud Muhadjir, kemampuan melakukan mitigasi bencana itu tidak dalam bentuk pelajaran. Namun, papar Muhadjir Effendy, lebih kepada sikap dan ketrampilan.

“Bahkan setiap hari bisa mulai diingatkan, dicontohkan oleh para pendidik bagaimana tanda-tanda bencana, bagaimana menghindarinya, bagaimana cara berlindung, juga bagaimana menyelamatkan diri dan seterusnya. Itu bahkan bisa diberikan bahkan setiap saat,” ujar dia.(ris/ant)